Coklat Wasabi Dari Negara Matahari

Chocolateblog.net – Cokelat semakin kaya akan rasa. Di Jepang, bahkan banyak rasa baru tidak pernah ada. Termasuk aroma baru dari matcha dan bunga sakura.

Momen Hari Valentine mendorong produsen makanan untuk bersaing mendapatkan makanan unik untuk menarik perhatian pembeli. Dalam laporan Rocketnews (6/2) di Jepang, ada beberapa baris produk cokelat yang unik.

Hari Valentine masih digunakan oleh gadis-gadis Jepang untuk memberikan cokelat kepada pria yang mereka cintai. Setiap 14 Februari, orang-orang secara otomatis akan memilih cokelat yang paling spesial untuk ditawarkan kepada orang yang mereka cintai.

Produsen pembuat permen di Tokyo, Edogoshiya menawarkan cokelat dengan bahan tradisional asal Jepang.

Rasa bunga sakura dan teh hijau sudah menjadi tren kuliner andalan di Jepang dan sudah diaplikasikan pada berbagai makanan pencuci mulut. Oleh karenanya produsen permen ini membuat cokelat varian rasa Sencha Green Tea Leaf dan Sakura Kuromitsu yang berisi campuran sakura dan brown sugar syrup.

Baca juga : Apa Boleh Cokelat Untuk Buah Hati?

Tak hanya itu, ada juga varian cokelat Hojicha Kurmame yakni teh hijau panggang dan kacang hitam yang manis. Suka sake? Cokelat yang dicampur dengan sake dan rice crispy ini bisa jadi pilihan.

Kalau merasa kurang tertantang dengan rasa yang ada, ada juga cokelat dengan campuran Wasabi Nori yang berisi potongan nori. Atau bisa juga rasakan sensasi rasa cokelat Miso Fusuma Wheat Bran.

Ada juga cokelat dengan bubuk emas yang mewah serta jeruk Yuzu yang segar ditengah pahitnya rasa asli cokelat.

Disamping varian rasa yang unik tadi, cokelat spesial ini juga hadir dalam kemasan yang berhiaskan motif klasik Jepang. Beberapa kemasan dihiasi daun maple. Sementara tulisan di kemasannya seperti pada kantong tepung terigu.

Total ada 12 varian rasa baru cokelat ini. Setiap kantong cokelat ini dibanderol dengan harga 380 Yen atau setara Rp 47 ribu. Harga yang cukup terjangkau, jadi untuk orang terkasih, bisa diberikan dua kantong sekaligus tanpa khawatir dompet menipis.