Fakta Dari Cokelat Putih

Fakta Dari Cokelat Putih

Chocolateblog.net – Selain cokelat hitam kita tentu juga mengenal cokelat putih. Banyak orang yang cukup heran dengan nama dari makanan yang satu ini karena cokelat yang biasanya kita tahu bewarna cokelat gelap, bisa menjadi cokelat yang berwarna putih. Berikut ini adalah beberapa fakta dari cokelat putih yang perlu kamu ketahui.

1. Bukan cokelat yang sebenarnya
Baik cokelat hitam maupun cokelat putih memang berasal tanaman kakao namun tetap saja cokelat putih bukanlah termasuk golongan cokelat yang sebenarnya. Menurut FDA untuk bisa disebut sebagai cokelat, produk tersebut haruslah mengandung cairan cokelat yang memberikan rasa cokelat dan berwarna cokelat gelap.

2. Semakin putih warnanya bukan berarti semakin baik
Jika kamu berpikir semakin putih sebuah cokelat putih akan semakin bagus, segera ubah pikiran tersebut. Karena nyatanya cokelat putih terbuat dari cocoa butter yang berwarna kuning gading . Cocoa butter adalah lemak kakao yang berasal dari biji kakao.

3. Cokelat putih masih tergolong baru bila dibandingkan cokelat hitam
Cokelat telah ditemukan selama lebih dari 200 tahun tetapi cokelat putih baru terlihat pertama kali di Eropa selama Perang Dunia I. Kalau perusahaan Nestle memperkenalkan cokelat putih untuk pertama kalinya di Amerika Serikat pada tahun 1930-an.

Baca Juga : Tempat Kuliner Cokelat Wajib di Surabaya

4. Warna yang sebenarnya bukanlah berwarna putih
Istilah cokelat putih sendiri hanyalah sekedar sebutan belaka. Cokelat ini bisa berwarna putih karena adanya campuran dari bahan-bahan yang membuat cokelat ini menjadi putih, seperti susu.

5. Tidak memiliki kandungan antioksidan yang sama dengan cokelat hitam
Kita tahu bahwa cokelat hitam memiliki kandungan antioksidan yang tinggi namun itu tidak berlaku untuk cokelat putih. Ini dikarenakan antioksidan hanya ada pada cocoa bukan di cocoa butter yang menjadi bahan dasar membuat cokelat putih.

6. Ada ketentuan kandungan tersendiri
Bagi suatu produk untuk bisa dikatakan memilki kandungan cokelat putih haruslah mengikuti standar yang telah ada. Di Amerika Serikat produk tersebut haruslah mengandung 20% cocoa butter dan untuk gula atau pemanis lainnya harus kurang dari 55% . Standar kandungan cocoa butter ini juga berlaku di Kanada dan Eropa.

Cokelat Putih Dapat Menurunkan Hipertensi dan Kolesterol

Cokelat Putih Dapat Menurunkan Hipertensi dan Kolesterol

Chocolateblog.net – Bagi kebanyakan orang tentunya cokelat hanyalah memiliki satu warna saja. Padahal, ada cokelat dengan warna putih. Rasanya juga tak kalah nikmat dibandingkan cokelat konvensional. Bahkan, karena ada kandungan gula, susu, serta cacao butter, rasanya cenderung lebih manis dibandingkan dengan cokelat pada umumnya.

Cokelat putih bisa menurunkan tekanan darah dan kolesterol

Pakar kesehatan menyebut cokelat putih bisa menurunkan tekanan darah. Makanan ini pun sangat direkomendasikan bagi penderita hipertensi meskipun tentu saja porsinya sebaiknya harus tepat dan tidak sembarangan. Di dalam cokelat putih ternyata terdapat kandungan linoleic acid yang bisa membuat jantung memompa darah dengan lebih baik. Hal ini akan berpengaruh besar pada semakin lancarnya sirkulasi darah yang berujung pada menurunnya tekanan darah.

Cokelat putih jika dikonsumsi dengan teratur juga bisa membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol darah, tepatnya dalam hal menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik. Hal ini akan berimbas pada semakin membaiknya fungsi jantung sekaligus menekan risiko terkena penyakit jantung.

Manfaat lain dari mengonsumsi cokelat putih, Selain menyehatkan jantung dan pembuluh darah karena mampu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, pakar kesehatan menyebut ada banyak sekali manfaat kesehatan lainnya dari cokelat putih.

Berikut adalah manfaat-manfaat kesehatan tersebut.

1. Baik bagi kesehatan otot dan tulang

Di dalam cokelat putih terdapat kandungan susu yang tinggi kadar kalsium. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi 100 gram cokelat putih, kita sudah mendapatkan 169 miligram kalsium. Bagi anak-anak, tambahan asupan kalsium ini akan membantu perkembangan tubuhnya. Sementara itu, bagi orang dewasa, asupan kalsium ini akan membantu menjaga kesehatan dan kekuatan tulang dan gigi, memperbaiki kinerja otot, saraf, serta jantung. Mengonsumsi cokelat putih juga bisa mencegah datangnya masalah osteoporosis atau pengeroposan tulang.

2. Tinggi kandungan antioksidan

Sebagaimana cokelat pada umumnya, cokelat putih juga tinggi kandungan antioksidan, khususnya yang berjenis flavonoid. Pakar kesehatan menyebut antioksidan mampu memberikan segudang manfaat kesehatan bagi tubuh seperti mencegah paparan buruk radikal bebas perusak sel-sel sehat dan penyebab penyakit, menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, mencegah kanker, dan membantu mengendalikan tekanan darah.

3. Mencegah asam urat

Sebagaimana kita ketahui, penyakit asam urat bisa memicu peradangan, pembengkakan, dan rasa nyeri luar biasa pada persendian. Hal ini dipicu oleh menumpuknya kristal asam urat akibat konsumsi makanan tinggi purin yang berlebihan.

Baca Juga : Kebun Cokelat Termahal di Dunia

Beruntung, kandungan di dalam cokelat putih, yakni antioksidan, mampu membantu memecah kristal asam urat ini dan membantu proses peluruhannya dari dalam tubuh. Hal ini tentu akan mencegah penumpukan asam urat di persendian dengan efektif.

4. Mencegah kanker payudara

Kandungan polifenol yang ada di dalam cokelat putih akan berperan sebagai antioksidan, tepatnya dalam hal melawan pertumbuhan sel kanker payudara. Dengan rutin mengonsumsi camilan ini, maka risiko terkena kanker payudara yang mematikan bisa ditekan.

5. Membuat kualitas tidur semakin membaik

Jika kita mengalami masalah susah atau kurang tidur, cobalah untuk mengonsumsi cokelat putih demi mengatasinya. Di dalam cokelat putih terdapat kandungan dopamine yang bisa membantu otak dan tubuh menjadi lebih rileks dan akhirnya membuat kita lebih mudah terlelap.

6. Baik bagi kesehatan otak

Kandungan flavonoid di dalam cokelat putih mampu membuat aliran darah ke otak meningkat. Hal ini akan membantu otak berfungsi dengan lebih baik, khususnya dalam hal fungsi memori dan fungsi kognitif. Rutin makan cokelat putih juga bisa mencegah pikun di usia lanjut.