Khasiat Cokelat untuk Kecantikan Kulit

Khasiat Cokelat untuk Kecantikan Kulit

Chocolateblog.net – Sebenarnya apabila cokelat dikonsumsi dengan tepat dan tidak berlebihan, maka tidak akan menyebabkan kegemukan. Dan pada anak-anak, jika si anak rajin membersihkan giginya setelah makan cokelat atau makanan manis lainnya, maka gigi si anak tetap sehat. Tapi tahu kah kamu, cokelat juga nggak cuma baik untuk tubuh dari dalam lho. Cokelat juga bisa digunakan untuk kecantikan kulit dan tubuh dari luar, seperti manfaat cokelat untuk kecantikan kulit ini:

1. Mencerahkan Kulit

Cokelat mengandung nutrisi yang mampu menjaga kesehatan kulit wajah maupun tubuh kalau digunakan secara rutin lho. Kandungan antioksidan pada cokelat, khususnya dark chocolate, bisa menjaga kulit dari serangan racun dan kuman yang dapat menempel kapan saja di kulit kamu. Kalau kamu menggunakannya secara rutin, juga bisa membantu mencerahkan kulit secara alami.

Kamu cukup menggunakan cokelat sebagai masker wajah maupun tubuh kamu. Kamu bisa mencampurkannya dengan susu murni secukupnya atau madu sampai terbentuk menjadi pasta. Oleskan coklat yang sudah ke seluruh kulit wajah maupun tubuh kamu. Kemudian diamankan selama 30 menit, lalu bilas dengan air hangat. Gunakan secara rutin sebanyak 2 kali dalam seminggu.

2. Meregenerasi Sel Kulit Mati

Kamu juga bisa membuat scrub dari cokelat untuk kulit wajah maupun tubuh kamu. Scrub cokelat ini bisa membersihkan dan mencerahkan kulit serta mengganti sel kulit mati. Kamu cukup menggunakan cokelat bubuk yang dicampurkan dengan susu, kopi, atau yogurt yang ditambahkan dengan sedikit gula pasir atau beras yang sudah ditumbuk, atau boleh juga dicampur dengan oatmeal dan madu.

Campurkan semua bahan hingga menjadi pasta, kemudian oleskan pada wajah, leher maupun tubuh kamu yang sudah dibasahi sebelumnya. Oleskan scrub searah jarum jam atau berlawanan selama 10 menit, usahakan untuk tetap searah, jangan bolak-balik karena akan merusak lapisan kulit wajah maupun tubuh kamu.

Diamkan selama 5 menit, lalu basuh dengan air hangat, kemudian bilas lagi dengan air dingin. Untuk kulit normal dan berminyak lakukan scrub seminggu sekali, sedangkan untuk kulit kering.

3. Mencegah Penuaan Dini

Garis-garis halus disekitar wajah biasanya akan membuat kaum hawa khawatir, bukan? Hal ini bisa dicegah kalau kamu rajin melakukan perawatan pada wajah. Cokelat mengandung flavonoid yang mampu meningkatkan elastisitas kulit dan mencegah penuaan dini. Sehingga kamu bisa menggunakan cokelat ini sebagai perawatan untuk mencegah penuaan dini ini sebanyak 2 atau 3 kali dalam seminggu

Kamu cukup mencampurkan dark chocolate yang sudah dicairkan atau bubuk cokelat dengan susu murni sampai mendapatkan tekstur tidak kental dan tidak terlalu cair. Lalu oleskan campuran bahan tadi ke seluruh wajah kamu sambil dipijat perlahan. Kemudian diamkan selama 15-20 menit, lalu bilas dengan air hangat dilanjutkan dengan membilasnya dengan air dingin.

Baca Juga : Beberapa Manfaat Cokelat untuk Tubuh

4. Membersihkan Kulit Berminyak

Beraktifitas seharian penuh bisa menyebabkan kulit berminyak. Kamu harus benar-benar membersihkan wajah dan tubuh dengan seksama. Selain menggunakan kosmetik yang tepat, kamu juga harus menjaganya dengan melakukan perawatan seperti masker, scrub, lulur maupun facial. Buat kamu yang nggak sempat pergi ke salon, kamu bisa kok melakukan perawatan sederhana dirumah.

Kamu cukup menggunakan bubuk cokelat yang dicampur dengan kopi yang diberi sedikit air. Aduk merata sampai terbentuk pasta. Kemudian oleskan ke wajah yang disertai pijatan lembut dan perlahan. Kemudian diamkan selama 20-25 menit, lalu cuci dengan air dingin sampai bersih. Lakukan seminggu 3 kali, supaya kamu mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Mempercepat Pertumbuhan Rambut dan Membuat Rambut Lebih Berkilau

Cokelat ternyata mampu memperlancar sirkulasi peredaran darah. Maka kamu bisa mengkonsumsi cokelat tentunya dalam ukuran yang tepat, karena cokelat mampu memperlancar sirkulasi darah di kulit kepala. Sehingga dapat membantu dalam proses pertumbuhan rambut yang lebih baik dan memerangi rambut rontok.

Hal ini dimungkinkan karena cokelat kaya akan seng, zat besi, tembaga dan mineral lain yang meningkatkan proses pembaharuan sel dalam tubuh. Sedangkan, untuk mendapatkan rambut berkilau, kamu bisa membuat masker rambut dari cokelat.

Kamu bisa mencampurkan cokelat hitam dengan yoghurt dan madu, aduk semua bahan sampai rata. Lalu, aplikasikan pada rambut kamu yang sudah kamu bersihkan menggunakan shampo sesuai jenis rambut kamu, kemudian diamkan selama sekitar 30 menit. Kemudian cuci rambut menggunakan air hangat sampai bersih, lalu gunakan conditioner sesuai dengan jenis rambut kamu, pijat perlahan sekitar 5 menit lalu bilas sampai bersih.

Selain untuk wajah, kami juga bisa menggunakan cokelat sebagai masker maupun scrub untuk tubuh. Kamu bisa mendapatkan manfaat yang sama, seperti mencerahkan kulit, dan meregenerasi sel kulit mati. Selain meracik sendiri bahan-bahan untuk masker atau scrub cokelat, kamu juga bisa menggunakan beberapa produk masker dan scrub instan yang sudah ada dipasaran.

Pilihlah produk yang merk-nya sudah kamu tahu dan telah terbukti khasiatnya serta mengandung bahan-bahan alami. Kamu juga bisa mendapatkan manfaat lebih dengan mengkonsumsi cokelat langsung atau diolah menjadi makanan maupun minuman, tapi bukan cokelat manis yang biasa dijual di pasaran, ya. Tapi, pilihlah dark chocolate yang cenderung pahit, sehingga tidak menyebabkan gula darah kamu naik.

Kegunaan Dan Jenis - Jenis Coklat

Kegunaan Dan Jenis – Jenis Coklat

Chocolateblog.net – Berikut ini kita akan membahas apa saja kegunaan yang bisa kita dapatkan ketika kita mengkonsumsi cokelat dan juga kita akan membahas jenis jenis cokelat tersebut dimana setiap cokelat memiliki manfaat yang berbeda, cara pembuatan yang berbeda, dan lain sebagainya. Berikut beberapa kegunaan dan jenis jenis cokelat yang akan kita bahas,

1. Compound Chocolate.

Compound Chocolate komposisinya hampir sama dengan couverture chocolate tetapi cocoa butter yang ada digantikan oleh lemak nabati lainnya yang murah seperti minyak kelapa atau soya. Cocoa butter juga sebenernya termasuk lemak nabati tetapi kenapa disebut butter mungkin karena memiliki sama warna kuning dan harganya mahal seperti butter.

Secara rasa compound chocolate cenderung semi-sweet atau sweet karena banyak pemahaman kalo cokelat pahit itu bukanlah cokelat, namun secara penanganan lebih mudah. Compound chocolate lebih banyak digunakan untuk cokelat dekorasi dan terkadang juga untuk buat ganache, praline dan lain-lain. Karena pertimbangan harga yang jauh lebih murah dari couverture.

Ada 3 jenis compound chocolate yaitu :

Dark chocolate compound.
Yaitu cokelat batangan yang berwarna pekat, rasa cokelatnya lebih terasa dan tidak mengandung susu. Cokelat jenis ini baik digunakan untuk kue, cake, dan aneka makanan ringan lainnya.

Milk chocolate compound.
Yaitu cokelat batangan yang berwarna cokelat yang merupakan campuran gula, kakao, cokelat cair, susu, dan vanila.

White chocolate compound.
Yaitu cokelat batangan yang berwarna putih, mengandung cokelat batangan yang berwarna putih, mengandung cokelat dan caco butter.

2. Milk Chocolate

Milk Chocolate adalah coklat yang terbuat dari pasta coklat yang di tambahkan dengan lemak coklat, susu, gula dan vanila. Milk chocolate merupakan jenis coklat yang biasa di konsumsi langsung dan milk chocolate tidak cocok di gunakan untuk membuat kue, karena kandungan coklat yang relatif sedikit, chocolate ini mudah hangus bila di lelehkan.

Baca Juga : Jenis Cokelat yang Wajib Anda Ketahui

3. Couverture Chocolate.

Jenis couverture adalah cokelat terbaik, cokelat ini sangat murni dengan persentase lemak kakao yang tinggi mulai 32-39% sehingga menghasilkan flavor yang sangat baik dan lebih mengkilap. Biasanya digunakan untuk pembuatan produk cokelat buatan tangan. Dalam penggunaannya cokelat couverture harus dilelehkan dengan cara ditim terlebih dahulu agar tampilannya tidak kusam. Umumnya cokelat jenis ini dibuat dua rasa yaitu bittersweet dan milk chocolate. Rasanya cenderung pahit serta harganya lebih mahal. Secara garis besar kandungan di dalam cokelat couverture adalah cocoa mass dan cocoa butter dan gula (untuk tipe dark chocolate, sedangkan untuk milk dan white biasa menggunakan padatan susu didalamnya menggantikan cocoa powder) untuk pahit dan manisnya tergantung dari keseimbangan antar jumlah real chocolatenya dengan gula. Selain rasanya enak, baik untuk kesehatan tetapi punya kelemahan secara penyimpanan dan penanganan (khususnya buat praline dan agak sensitif terhadap panas). Cokelat couverture selain membutuhkan peralatan khusus, proses pengolahannya juga lebih sulit. pengolahan coklat ini adalah dengan cara di “temper” atau dilelehkan.

4. Dark Chocolate

Dark chocolate memiliki kandungan kakao tinggi dan terdiri dari empat jenis: manis, semi-manis, pahit, dan tanpa pemanis. Dark chocolate manis menggunakan 35 – 45% biji kakao dan memiliki campuran susu. Dark chocolate manis ini biasa digunakan untuk membuat brownies. Dark chocolate semi-manis sering digunakan untuk kue, cookies, juga brownies. Memiliki rasa manis yang sedang dan berisi 40 – 62% kakao. Dark chocolate pahit mengandung 60 – 85% kakao, tergantung pada merek. Cokelat ini umumnya memiliki campuran susu yang sangat sedikit. Dark chocolate pahit ini sering digunakan untuk kue yang dipanggang. Dark chocolate tanpa pemanis. Cokelat jenis ini berisi hampir 100% kakao dna tidka ada campuran susu sama sekali. Hanya cocok untuk baking atau kue-kue, dan kurang enak jika langsung dimakan langsung.

5. Cokelat bubuk

Cokelat bubuk adalah cokelat yang mempunyai aroma yang kuat, tidak tengik, tidak bulukan, dan tidak berjamur. Ada beberapa jenis coklat bubuk yaitu coklat bubuk yang berwarna pekat dan beraroma pahit yang sangat berguna karena mempunyait sifat mengeringkan adonan kue. Jenis lainnya yaitu coklat bubuk yang mempunyai kepekatan sedang, atau coklat bubuk yang sedang yang mudah ditemukan di swalayan atau pasar. Coklat bubuk atau cocoa powder terbuat dari bungkil/ampas biji coklat yang telah dipisahkan lemak coklatnya. Bungkil ini dikeringkan dan digiling halus sehingga terbentuk tepung coklat.

Proses pembuatan coklat bubuk ada 2 cara:

1. Melalui proses natural.

Cocoa natural sedikit asam. Kebanyakan coklat bubuk yang dijual dipasaran adalah jenis cocoa natural. Coklat bubuk natural dibuat dari bubur coklat atau balok coklat pahit, dengan menghilangkan sebagian besar lemaknya hingga tinggal 18-23%. Coklat jenis ini berbentuk tepung, mengandung sedikit lemak, dan rasanya pahit. Banyak sekali yang menggunakan coklat bubuk jenis ini sebagai bahan campuran untuk membuat kue.

2. Melalui proses dutch.

Cocoa dutch digunakan sebagai bahan untuk membuat coklat panas karena aromanya lebih lembut.