Fakta Dari Cokelat Hitam

Fakta Dari Cokelat Hitam

Chocolateblog.net – Cokelat hitam memang tidak sepopuler cokelat susu di Hari Valentine. Walau begitu, cokelat yang memiliki rasa sedikit pahit ini baik lho untuk tubuh.

Cokelat hitam atau yang lebih dikenal dengan nama dark chocolate adalah salah satu sumber antioksidan yang terbaik. Cokelat hitam telah terbukti mampu menurunkan risiko penyakit jantung.

Berikut ini merupakan beberapa fakta sehat tentang cokelat hitam

1. Kaya nutrisi

Kamu membeli cokelat hitam dengan kandungan kakao yang tinggi, maka ini adalah jenis cokelat yang memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Cokelat ini memiliki kandungan serat yang cukup tinggi dan juga sarat dengan kandungan mineral. Seperti magnesium, zat besi, mangan, kalium, fosfor.

Namun, tak perlu banyak mengonsumsi cokelat ini. Secukupnya saja karena mengandung kafein, dan theobromine.

2. Meningkatkan aliran darah

Flavanol dalam cokelat hitam dapat merangsang edotel, lapisan arteri untuk menghasilkan Nitric Oxide (NO) yang merupakan bagian dari gas. Salah satu fungsi NO adalah mengirim sinyal ke arteri untuk rasa santai sehingga menurunkan resistensi terhadap aliran darah dan karena itu mengurangi tekanan darah.

Telah banyak studi menunjukkan bahwa cokelat hitam dapat meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah, tetapi efek yang dihasilkan biasanya ringan.

Baca Juga : Manfaat Minum Susu Cokelat untuk Penggila Olahraga

3. Menurunkan risiko penyakit jantung

Dalam sebuah penelitian, cokelat bubuk ditemukan secara signifikan mampu menurunkan kolesterol jahat yang teroksidasi pada pria. Para peneliti menemukan bahwa cokelat hitam meningkatkan kadar kolesterol baik dan menurunkan kadar kolesterol jahat pada pria yang memiliki kadar kolesterol tinggi dalam darah.

Kolesterol jahat yang teroksidasi berarti kolesterol jahat telah bereaksi dengan radikal bebas. Kondisi ini membuat partikel kolesterol jahat menjadi reaktif dan mampu merusak jaringan lain termasuk lapisan arteri pada jantung.

Dalam hal ini kakao memainkan peran menurunkan kadar kolesterol jahat yang teroksidasi tersebut. Ini karena kakao kaya akan antioksidan yang membuatnya masuk dalam aliran darah dan melindungi lipoprotein dari kerusakan oksidatif.

4. Melindungi kulit dari matahari

Senyawa bioaktif dalam cokelat hitam juga dapat menjadi besar untuk kulit kamu. Flavonoid dapat melindungi kerusakan akibat sinar matahari, meningkatkan aliran darah ke kulit dan meningkatkan kepadatan kulit sekaligus menghidrasi kulit.

Dosis minimal erythemal (MED) adalah jumlah minimum sinar UV B yang menyebabkan kemerahan di kulit, sekitar 24 jam setelah terkena paparan sinar matahari.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 30 orang peserta, mereka mengalami peningkatan flavanols lebih dari dua kali lipat setelah mengonsumsi coklat hitam selama 12 minggu.

7 Fakta Unik Cokelat

7 Fakta Unik Cokelat

Chocolateblog.net – Cokelat dapat dikatakan sebagai kudapan favorit sejuta umat. Rasa legit dan sensasi lumer di mulut memang bisa membuat orang-orang ketagihan, tak peduli anak-anak maupun orang dewasa.

Manisnya cokelat juga membuat kudapan ini identik dengan Hari Valentine yang dirayakan setiap 14 Februari. Memberikan cokelat menjadi salah satu cara untuk mengungkapkan rasa sayang kepada orang terdekat, terutama pasangan.

Kamu salah satu pecinta cokelat? Yuk, intip fakta fakta unik di balik kudapan romantis ini.

1. Bubuk cokelat ramah vegetarian

Camilan serba cokelat sering menjadi kambing hitam penyebab naiknya berat badan. Sebab, camilan berbahan cokelat umumnya mengandung gula dan lemak dalam jumlah terbilang tinggi.

Meski begitu, ternyata bubuk cokelat justru menjadi salah satu bahan yang ramah bagi para vegetarian, lho. Sebab, cokelat terbuat dari biji-bijian. Terlebih kandungan antioksidan di dalamnya juga ampuh menangkal radikal bebas akibat polusi hingga menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

2. Cokelat pernah digunakan sebagai mata uang

Suku Maya dan Aztec dikenal sebagai orang pertama yang mengolah biji kakao sebagai minuman. Namun pada awal kemunculannya, minuman dari cokelat hanya bisa diminum oleh para raja, bangsawan, dan sesepuh adat.

Karena nilainya yang teramat tinggi, cokelat bahkan sempat digunakan sebagai mata uang, lho. Bukan cokelat dalam bentuk camilan, melainkan biji kakao yang digunakan sebagai alat pembayaran. Pada masa itu, biji kakao juga sering digunakan untuk upah bagi para pekerja.

Baca Juga : Apa itu Alergi Cokelat

3. Makanan favorit Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte dikenal sebagai salah satu panglima perang yang paling berpengaruh di Prancis. Namun di balik perangainya yang keras, ternyata Napoleon sangat menyukai cokelat yang identik dengan rasa legit.

Setiap pagi Napoleon selalu menyesap secangkir cokelat panas, bahkan pada saat memimpin perang. Tak jarang juga Ia meminta secangkir cokelat yang disajikan bersama wine saat larut malam.

4. Produsen biji cokelat terbesar adalah Afrika

Cokelat memang dikenal sebagai camilan khas negara-negara di Eropa seperti Belgia dan Swiss. Namun, bahan utama pembuatan cokelat yakni biji kakao justru paling banyak dihasilkan dari Afrika.

Sebab, pohon cokelat hanya dapat tumbuh di wilayah yang memiliki iklim tropis seperti di Ghana, Nigeria, dan Pantai Gading. Selain dinobatkan sebagai negara penghasil biji cokelat terbesar di dunia, tiga negara tersebut juga dikenal memiliki biji kakao dengan kualitas terbaik.

5. Cokelat bisa mencegah depresi

Saat suasana hati sedang kurang baik, cokelat dipercaya sebagai salah satu penyembuh yang ampuh. Tak hanya mitos belaka, ternyata kandungan cokelat memang memiliki peran penting untuk meredakan stres.

Cokelat mengandung suatu zat bernama phenylethylamine yang berfungsi meningkatkan serotonin atau hormon bahagia sehingga tubuh akan lebih rileks. Bahkan dark chocolate sangat dianjurkan bagi ibu hamil karena dapat meredam stres yang rentan dialami saat kehamilan.

6. Cokelat bisa membunuh manusia

Jangan khawatir dulu, cokelat hanya akan bisa membunuh manusia bila dikonsumsi dalam jumlah yang terlampau banyak. Sebab, cokelat mengandung zat bernama theobromine yang bisa menyebabkan detak jantung meningkat, migrain, hilangnya nafsu makan, hingga kematian. Zat yang memiliki efek menyerupai kafein ini juga sangat berbahaya bisa dikonsumi oleh anjing dan kucing.

7. Hari cokelat sedunia dirayakan setiap 7 Juli

Seperti halnya Valentine yang diadakan setiap 14 Februari, ada juga hari cokelat sedunia yang dirayakan setiap 7 Juli. Tepat pada tanggal yang sama pada tahun 1847, cokelat pertama kali diperkenalkan di benua Eropa oleh seorang warga Inggris bernama Joseph Fry. Lambat laun, cokelat pun mulai tersebar ke seluruh dunia dan menjadi salah satu kudapan yang memiliki penggemar terbanyak.

Fakta Bahwa Coklat Disukai Banyak Orang

Fakta Bahwa Coklat Disukai Banyak Orang

Chocolateblog.net – Dari dulu rasa coklat yang unik membuat penikmatnya menjadi ketagihan akan rasa yang dihasilkan coklat itu sendiri, seperti rasa pahit manis dan yang lainnya.

Rasa cokelat yang manis bercampur pahit disukai oleh banyak orang dan terkenal di seluruh dunia hingga digunakan pada berbagai macam produk. Apa yang membuat kita sebetulnya begitu tertarik pada cokelat disebut ahli ada penjelasannya.

Pembawa acara sains untuk BBC, Dr Michael Mosley, menjelaskan secara sederhana bahwa ada tiga faktor dari cokelat yang membuat ‘godaannya’ begitu sulit untuk dilawan. Pertama dari bau, lalu bahan yang terkandung, dan terakhir teksturnya.

Cokelat ketika masih berbentuk biji dan diolah dengan cara disangrai akan melepaskan berbagai senyawa kimia seperti misalnya 3-methylbutanoic acid dan dimethyl trisulfide. Gabungan dari senyawa itu menimbulkan aroma khas coklat yang disukai oleh otak.

Baca juga : Perubahan Iklim Menguatkan Rasa Biji Coklat

Dari sisi kandungan sendiri coklat diketahui mengandung senyawa kimia psikoaktif. Sebagai contoh ada anandamide, tyramine, dan phenylethylamine yang masing-masing dapat menstimulasi otak untuk merasa senang.

“Dan bila Anda mencari lebih detail, Anda juga bisa menemukan jejak theobromine dan kafein. Keduanya merupakan stimulan yang sudah terkenal,” ungkap Michael.

“Coklat juga punya tekstur kental yang creamy. Ketika Anda membuka cokelat dan menaruhnya di mulut Anda bisa merasakan ia meleleh di lidah meninggalkan rasa halus. Reseptor unik di lidah menyadari perubahan tekstur ini dan menerjemahkannya jadi rasa enak,” lanjut Michael.

Terakhir cokelat memiliki kandungan gula dan lemak yang tinggi. Michael mengatakan rata-rata dorongan mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan tersebut memang sulit untuk dilawan seperti biskuit, donat, dan es krim.