7 Fakta Unik Cokelat

7 Fakta Unik Cokelat

Chocolateblog.net – Cokelat dapat dikatakan sebagai kudapan favorit sejuta umat. Rasa legit dan sensasi lumer di mulut memang bisa membuat orang-orang ketagihan, tak peduli anak-anak maupun orang dewasa.

Manisnya cokelat juga membuat kudapan ini identik dengan Hari Valentine yang dirayakan setiap 14 Februari. Memberikan cokelat menjadi salah satu cara untuk mengungkapkan rasa sayang kepada orang terdekat, terutama pasangan.

Kamu salah satu pecinta cokelat? Yuk, intip fakta fakta unik di balik kudapan romantis ini.

1. Bubuk cokelat ramah vegetarian

Camilan serba cokelat sering menjadi kambing hitam penyebab naiknya berat badan. Sebab, camilan berbahan cokelat umumnya mengandung gula dan lemak dalam jumlah terbilang tinggi.

Meski begitu, ternyata bubuk cokelat justru menjadi salah satu bahan yang ramah bagi para vegetarian, lho. Sebab, cokelat terbuat dari biji-bijian. Terlebih kandungan antioksidan di dalamnya juga ampuh menangkal radikal bebas akibat polusi hingga menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

2. Cokelat pernah digunakan sebagai mata uang

Suku Maya dan Aztec dikenal sebagai orang pertama yang mengolah biji kakao sebagai minuman. Namun pada awal kemunculannya, minuman dari cokelat hanya bisa diminum oleh para raja, bangsawan, dan sesepuh adat.

Karena nilainya yang teramat tinggi, cokelat bahkan sempat digunakan sebagai mata uang, lho. Bukan cokelat dalam bentuk camilan, melainkan biji kakao yang digunakan sebagai alat pembayaran. Pada masa itu, biji kakao juga sering digunakan untuk upah bagi para pekerja.

Baca Juga : Apa itu Alergi Cokelat

3. Makanan favorit Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte dikenal sebagai salah satu panglima perang yang paling berpengaruh di Prancis. Namun di balik perangainya yang keras, ternyata Napoleon sangat menyukai cokelat yang identik dengan rasa legit.

Setiap pagi Napoleon selalu menyesap secangkir cokelat panas, bahkan pada saat memimpin perang. Tak jarang juga Ia meminta secangkir cokelat yang disajikan bersama wine saat larut malam.

4. Produsen biji cokelat terbesar adalah Afrika

Cokelat memang dikenal sebagai camilan khas negara-negara di Eropa seperti Belgia dan Swiss. Namun, bahan utama pembuatan cokelat yakni biji kakao justru paling banyak dihasilkan dari Afrika.

Sebab, pohon cokelat hanya dapat tumbuh di wilayah yang memiliki iklim tropis seperti di Ghana, Nigeria, dan Pantai Gading. Selain dinobatkan sebagai negara penghasil biji cokelat terbesar di dunia, tiga negara tersebut juga dikenal memiliki biji kakao dengan kualitas terbaik.

5. Cokelat bisa mencegah depresi

Saat suasana hati sedang kurang baik, cokelat dipercaya sebagai salah satu penyembuh yang ampuh. Tak hanya mitos belaka, ternyata kandungan cokelat memang memiliki peran penting untuk meredakan stres.

Cokelat mengandung suatu zat bernama phenylethylamine yang berfungsi meningkatkan serotonin atau hormon bahagia sehingga tubuh akan lebih rileks. Bahkan dark chocolate sangat dianjurkan bagi ibu hamil karena dapat meredam stres yang rentan dialami saat kehamilan.

6. Cokelat bisa membunuh manusia

Jangan khawatir dulu, cokelat hanya akan bisa membunuh manusia bila dikonsumsi dalam jumlah yang terlampau banyak. Sebab, cokelat mengandung zat bernama theobromine yang bisa menyebabkan detak jantung meningkat, migrain, hilangnya nafsu makan, hingga kematian. Zat yang memiliki efek menyerupai kafein ini juga sangat berbahaya bisa dikonsumi oleh anjing dan kucing.

7. Hari cokelat sedunia dirayakan setiap 7 Juli

Seperti halnya Valentine yang diadakan setiap 14 Februari, ada juga hari cokelat sedunia yang dirayakan setiap 7 Juli. Tepat pada tanggal yang sama pada tahun 1847, cokelat pertama kali diperkenalkan di benua Eropa oleh seorang warga Inggris bernama Joseph Fry. Lambat laun, cokelat pun mulai tersebar ke seluruh dunia dan menjadi salah satu kudapan yang memiliki penggemar terbanyak.

Coklat Merupakan Makanan Yang Sehat

Coklat Merupakan Makanan Yang Sehat

Chocolateblog.net – Apakah benar cokelat merupakan makanan yang nggak sehat? Ternyata apabila masih dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, cokelat khususnya cokelat hitam sangat baik bagi kesehatan.

Para ahli menemukan bahwa cokelat baik untuk jantung, sirkulasi dan otak, serta dapat membantu penyembuhan autism, obesitas, dan diabetes. Lalu, selain yang disebutkan tadi, manfaat apa lagi sih yang bisa kamu dapat dari mengonsumsi cokelat? Simak yuk!

Cokelat yang mengandung susu memang memiliki kandungan gula yang tinggi. Nggak heran bila  SCR888 terasa manis dan lezat. Sayangnya, cokelat ini justru bisa memicu diabetes. Sebaiknya pilihlah dark chocolate yang nggak dicampur oleh bahan lain sehingga memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Sebuah penelitian menemukan bahwa cokelat hitam membantu mengembalikan fleksibilitas pada arteri dan mencegah sel-sel darah putih menempel di dinding pembuluh darah yang menyebabkan penyumbatan.

Tahukah kamu bahwa mengonsumsi cokelat dapat menurunkan risiko terkena stroke? Bukan sekedar mitos, nyatanya 17% dari hasil penelitian di Finlandia ini terbukti pada kaum laki-laki. Kakao yang terkandung dalam cokelat terdiri dari flavonoid yang memiliki antioksidan dan dapat menekan oksidasi kepadatan lipoprotein yang rendah penyebab penyakit stroke

Selain enak dimakan, cokelat hitam juga banyak mengandung mineral yang bermanfaat, seperti kalium, zat besin, tembaga, dan selenium. Kandungan tembaga ini membantu zat besi membentuk sel darah merah yang sehat dan menjaga sistem imun dan saraf dalam tubuh. Meski begitu, kamu tetap perlu mengonsumsi sumber mineral lain yang nggak ada di dalam cokelat ya, Bela!

Kolesterol tinggi memang berbahaya bagi tubuh. Nggak heran bila banyak orang yang mulai membatasi konsumsi daging, seafood dan jeroan untuk menjaga kondisi jantung tetap sehat. Tenang saja, konsumsi cokelat hitam nyatanya telah terbukti dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Di samping itu, makanan ini juga berpotensi menurunkan resiko penyakit karidovaskular lho!

Baca juga : Coklat Merupakan Makanan Yang Sehat

Sering lihat kan cokelat dijadikan sebagai salah satu bahan kandungan pada produk kecantikan? Masker, body lotion, hingga kondisioner yang terbuat dari cokelat nggak hanya memiliki aroma yang manis namun juga dapat melembutkan kulit dan rambut! Tak perlu heran, cokelat nyatanya memang memiliki manfaat untuk kecantikanmu. Kandungan flavonol dan oksidan yang tinggi pada cokelat hitam dianggap dapat melindungi kulit dari kerusakan akibatkan paparan sinar matahari. Namun, walaupun begitu kamu tetap masih harus menggunakan sunblock yah!

Banyak orang berasumsi bahwa terlalu banyak mengonsumsi cokelat akan menaikkan berat badan. Namun sebaliknya, cokelat justru dapat membantu menurunkan berat badanmu! Kok bisa sih? Tentu dong! Ternyata mengonsumsi cokelat sebelum makan dapat lebih cepat memicu hormon di otak yang mengatakan “sudah kenyang” sehingga membantu memotong porsi makanmu. Namun, tentu saja kamu harus membatasi asupan cokelat karena kandungan gulanya yang tinggi!

Bukan hanya untuk kita yang sedang diet, cokelat ternyata juga dapat mengurangi stres pada ibu hamil. Bahkan, penelitian di FInlandia menemukan bahwa ibu yang sering mengonsumsi cokelat, akan melahirkan bayi yang lebih sering tersenyum dibandingkan yang nggak mengonsumsinya. Wah, apakah dulu ibumu senang memakan coklat saat hamil?

Kandungan gula yang tinggi membuat cokelat dianggap sebagai cemilan yang nggak sehat. Bukan hanya menumpuk kalori, makanan ini juga dapat merusak gigi! Walaupun terdengar nggak masuk akal, tetapi kakao terbukti dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Namun bukan cokelat susu, kamu tentu harus mengonsumsi cokelat hitam dengan takaran yang pas. Mengonsumsinya secara teratur dianggap dapat menghambat obesitas.

Sering dengar kan saran orang untuk makan cokelat saat sedang bersedih? Ternyata hal ini ada benarnya. Cokelat mengandung phenylethylamine (PEA) yaitu bahan kimia yang sama dengan yang diciptakan otak ketika kamu merasa jatuh cinta. PEA ini bekerja untuk mendorong otak melepaskan endorfin sehingga kamu akan merasa lebih bahagia. Di samping itu, cokelat juga mengandung zat flavanols yang dapat meningkatkan daya ingat pada orang tua dan zat anti-inflamatori yang dapat mengobati cedera otak seperti gegar otak.