Dampak Dari Memakan Cokelat Saat Sarapan

Dampak Dari Memakan Cokelat Saat Sarapan

Chocolateblog.net – Mungkin terkadang sebagian orang tidak sempat untuk memasak, akibat nya banyak orang yang mengonsumsi apa saja yang tersedia untuk sarapan. Sebagai contoh, jika kita hanya memiliki cokelat, kita akan memakannya untuk mengganjal perut. Sebenarnya, apakah tidak apa-apa makan cokelat sebagai sarapan?

Dampak makan cokelat saat sarapan

Kebanyakan orang berpikir jika sarapan yang baik adalah yang bisa menyediakan sumber energi untuk beraktivitas seharian. Hal ini memang benar, namun menurut pakar kesehatan, mengonsumsi cokelat saat sarapan ternyata bisa memberikan manfaat kesehatan, khususnya bagi organ otak kita.

Dr. Farzaneh Sorond yang merupakan peneliti yang berasal dari Brigham and Women Hospital, Harvard Medical School menyebut makan cokelat saat sarapan pagi bisa membuat aliran darah menuju otak meningkat dengan signifikan. Hal ini ternyata akan membuat otak dipenuhi dengan nutrisi dan oksigen sehingga bisa membuat organ ini bekerja dengan maksimal. Aktivitas saraf yang ada di dalam otak juga akan semakin membaik sehingga ketajaman otak pun akan meningkat hingga 30 persen.

Hal ini akan berpengaruh besar bagi fungsi kognitif otak sehingga kita pun akan berpikir dan mengambil keputusan yang lebih baik. Suasana hati kita juga akan semakin membaik sehingga tidak akan mudah mengalami gangguan emosi dan mental.

Dr. Sorond menyebut hal ini disebabkan oleh adanya kandungan flavanol, sejenis senyawa antioksidan yang memang bisa ditemukan di dalam cokelat. Dalam penelitian yang ia lakukan, ditemukan fakta bahwa flavanol bisa membantu pembentukan oksida nitrit yang bisa membuat pembuluh darah menjadi lebih rileks. Hal ini berarti, makan cokelat juga akan membantu menurunkan tekanan darah dengan efektif.

Sebelumnya, telah ada penelitian yang menghasilkan fakta tentang flavanol yang memang bisa menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan hipertensi. Karena alasan inilah dr. Sorond merekomendasikan cokelat untuk sarapan.

Baca Juga : Cokelat Putih Dapat Menurunkan Hipertensi dan Kolesterol

Sarapan cokelat juga baik untuk diet?

Selain baik bagi kesehatan otak dan organ kardiovaskular, penelitian lain ternyata juga membuktikan bahwa makan cokelas sebagai sarapan pagi ternyata bisa membantu program diet penurunan berat badan. Hal ini disebabkan oleh kemampuan cokelat dalam menekan kemungkinan kita untuk menerapkan pola makan yang buruk sepanjang hari.

Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan di Tel Aviv University. Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa orang-orang dengan masalah obesitas dilibatkan selama 32 minggu. Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok, dihasilkan fakta bahwa partisipan yang mengonsumsi cokelat saat sarapan yang memiliki kalori sejumlah 600 kalori mampu menurunkan berat badan rata-rata 18 kg dibandingkan dengan partisipan yang mengonsumsi sarapan berkarbohidrat lainnya dengan kadar kalori 300 kalori.

Pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi sarapan pagi dengan menu yang dilengkapi dengan karbohidrat, protein, serta cokelat mampu membuat kita lebih baik menurunkan berat badan sekaligus mempertahankannya. Hal ini disebabkan oleh bertahannya rasa kenyang di dalam tubuh lebih lama yang akhirnya membantu kita tidak tertarik untuk ngemil dengan berlebihan dan tidak mudah kalap saat makan di lain waktu.

Angela Ginn yang berasal dari Academy of Nutrition and Dietetics menyebut diet yang tepat bukanlah yang sengaja membuat tubuh kelaparan di pagi hari mengingat selama tidur kita sebenarnya sudah berpuasa cukup lama. Karena alasan inilah kita perlu mendapatkan asupan energi di pagi hari. Caranya tentu saja dengan mengonsumsi sarapan sehat.

Jenis cokelat yang baik untuk sarapan

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi dark chocolate dengan kadar kakao sekitar 70 persen untuk sarapan karena memiliki khasiat yang lebih banyak. Kandungan nutrisi seperti antioksidan, magnesium, sulfur, dan zat besinya juga cukup tinggi sehingga bisa membuat badan menjadi lebih sehat.

Manfaat Coklat Bagi Ibu Hamil

Manfaat Coklat Bagi Ibu Hamil

Chocolateblog.net – Apakah Anda suka makan cokelat? Ya, cokelat adalah camilan yang sangat enak dan bisa membuat tubuh menjadi lebih dingin. Bahkan cokelat bisa membuat kita lebih bahagia dan merasa tenang menghadapi kondisi yang sulit.

Tapi, jika Anda sedang hamil, apakah boleh untuk makan coklat? Ini adalah salah satu pertanyaan yang selalu membingungkan bagi semua ibu hamil. Ada mitos yang menyebutkan bahwa makan coklat merupakan larangan ibu hamil, karena mengganggu kesehatan ibu hamil dan janin. Tapi, mari kita pecahkan apakah mitos ini memang ada atau sekedar isu.

Mencegah Preklamsia
Preklamsia adalah sebuah gangguan kehamilan yang menyebabkan ibu hamil memiliki tekanan darah tinggi sepanjang kehamilan dan beresiko untuk kesehatan ibu hamil dan janin. Kondisi ini dapat menyebabkan kelahiran prematur, gangguan fungsi hati dan ginjal, dan membahayakan nyawa ibu hamil. Manfaat coklat untuk ibu hamil ini ternyata bisa mencegah semua resiko preklamsia karena kandungan theobromin yang membuat ibu hamil menjadi lebih tenang, santai dan janin tidak stres.

Menormalkan Tekanan darah
Sistem tekanan darah dan produksi darah untuk wanita hamil memang sangat penting. Tapi dalam beberapa jenis kondisi kehamilan banyak ditemukan kasus dengan ibu hamil yang mengalami tekanan darah tinggi. Coklat menjadi salah satu makanan yang bisa membuat tekanan darah ibu hamil kembali normal dan mengurangi resiko cacat pada janin. Komponen theobromin yang ditemukan pada coklat memiliki peran yang penting untuk mencegah masalah ini. Makanan sehat untuk ibu hamil ini, juga mencegah masalah pelebaran pembuluh darah yang sangat rentan untuk ibu hamil.

Memberikan Efek Bayi Lebih Bahagia
Berbagai tekanan selama kehamilan akan membuat ibu hamil menjadi tidak nyaman. Berbagai jenis masalah yang berhubungan dengan gangguan kehamilan, bisa membuat ibu hamil rawan terhadap stres. Hal inilah yang membuat ibu hamil tidak bahagia dan membuat janin juga mengalami perasaan yang sama. Mengkonsumsi coklat beberapa gram selama satu hari ternyata terbukti menurunkan resiko stres pada janin dan ibu hamil. Kondisi ini pernah diteliti oleh tim riset dari majalah kesehatan ibu hamil di Finlandia.

Meningkatkan Respon Bayi
oklat yang dikonsumsi selama kehamilan ternyata memberikan efek yang sangat baik terhadap respon bayi ketika sudah lahir maupun dalam pertumbuhan. Bayi akan menjadi lebih santai dan tenang sehingga memiliki respon yang sangat baik terhadap orang tua dan berbagai kondisi lingkungan. Hal ini disebabkan karena coklat mengandung phenythylamin yang dikonsumsi selama kehamilan juga menjadi nutrisi ibu hamil yang diserap oleh janin.

Sebagai Sumber Antioksidan
Dalam sebuah kehamilan dibutuhkan antioksidan yang cukup tinggi. Antioksidan dapat membentuk sistem kekebalan dan kesehatan ibu hamil. Bahkan antioksidan dapat menyebabkan ibu hamil dan janin terbebas dari resiko kanker dan penyakit jantung. Manfaat coklat untuk ibu hamil mengandung flavonoid yang membuat ibu hamil menjadi lebih sehat dan bahagia.

Meningkatkan Sistem Metabolisme
Banyak wanita hamil yang tidak mau makan coklat karena takut gemuk atau makanan berbahaya yang menimbulkan masalah lain, namun ternyata mitos ini tidak benar. Coklat mengandung berbagai nutrisi yang sangat penting seperti magnesium dan zat besi. Magnesium dan zat besi dibutuhkan oleh ibu hamil untuk membantu proses metabolisme lemak, produksi sel darah merah dan melindungi ibu hamil dari anemia.

Baca juga : Manfaat Coklat Bagi Anak

Mengurangi Resiko Penyakit Jantung
Coklat mengandung zat antioksidan yang sangat tinggi. Zat antioksidan juga berperan penting untuk menjaga kesehatan dan melindungi jantung dari berbagai jenis penyakit. Konsumsi coklat untuk ibu hamil akan menurunkan resiko penyakit jantung pada janin. Jadi coklat sangat baik untuk menjaga kesehatan janin.

Menurunkan Berat Badan
Apakah Anda percaya bahwa coklat bisa membuat tubuh ibu hamil menjadi lebih gemuk? Pada dasarnya isu ini memang benar. Tapi jika mengkonsumsi coklat yang tidak mengandung lemak dan gula atau coklat hitam yang rendah lemak dan gula, maka bisa menurunkan berat badan. Makan coklat dengan cara yang benar akan membantu menurunkan berat badan karena pencernaan ibu hamil menjadi lebih nyaman. (Baca juga : bahaya obesitas bagi ibu hamil)

Mempengaruhi Suasana Hati Ibu Hamil
Banyak orang yang mengatakan bahwa ibu hamil selalu memiliki suasana hati yang berubah-rubah dengan cepat. Hal ini memang nyata dan selalu dialami oleh ibu hamil. Perubahan hormon dan berbagai macam rasa lelah pada ibu hamil menjadi penyebab perubahan suasana hati. Manfaat coklat untuk ibu hamil, dapat mengatasi masalah ini dan membuat ibu hamil terus merasa bahagia maka bisa mengkonsumsi coklat saat sedang hamil.

Coklat memberikan efek yang sangat menenangkan sehingga membuat ibu hamil merasa nyaman. Hal ini akan mencegah aktivitas berbahaya untuk ibu hamil seperti stres.

Manfaat Coklat Bagi Anak

Manfaat Coklat Bagi Anak

Chocolateblog.net – Kita sering mendengar larangan makan cokelat untuk anak-anak karena dapat menyebabkan kerusakan gigi atau dapat meningkatkan berat badan. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar karena cokelat juga mengandung nutrisi yang baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. Tentu saja, para ibu yang ingin memberikan cokelat kepada anak-anak mereka harus memperhatikan kualitas cokelat yang dikonsumsi. Jangan biarkan anak-anak hanya makan cokelat berkualitas rendah yang hanya mengandung 20% ​​cokelat atau bahkan kurang, kemudian tambahkan banyak gula dan banyak lemak jenuh. Cokelat seperti ini tidak baik untuk kesehatan Anda.

Lalu, seperti apakah cokelat yang baik untuk kesehatan? Jenis cokelat yang baik untuk kesehatan adalah jenis cokelat hitam atau dark chocolate dengan kadar cokelat murni 70%. Cokelat hitam ini juga diketahui baik untuk kesehatan jantung. Biasanya anak-anak akan lebih menyukai cokelat susu atau milk chocolate karena mengandung 50% cokelat murni dan ditambah sedikit gula, susu, dan vanili. Kadar cokelat murni inilah yang harus diperhatikan oleh para ibu agar anak-anak benar-benar mengonsumsi cokelat berkualitas sehingga bisa mendukung tumbuh kembang mereka.

Sebagai salah satu makanan yang digemari anak-anak, cokelat memberikan manfaat yang tidak sedikit untuk mendukung kesehatan anak-anak. Berikut adalah beberapa manfaat cokelat yang baik bagi kesehatan anak-anak.

Baca juga : Dunia Sangat butuh Coklat

  1. Anak jadi tidak mudah sakit
    Cokelat mengandung flavonoid tinggi yang berfungsi sebagai anti oksidan. Anti oksidan ini akan membantu tubuh untuk menangkal radikal bebas yang biasanya disebabkan oleh kerusakan lingkungan. Anak-anak dengan segudang kegiatannya seperti sekolah dan bermain di luar rumah membutuhkan antioksidan agar mereka tidak mudah terserang penyakit.
  2. Mencegah kerusakan gigi
    Theobromine yang terkandung di dalam cokelat ternyata bisa mencegah kerusakan gigi dengan menghilangkan bakteri yang ada di rongga mulut. Jadi, dengan mengonsumsi cokelat yang benar-benar berkualitas baik gigi anak-anak malah akan terjaga kesehatannya.
  3. Membantu anak belajar lebih baik
    Cokelat diketahui baik untuk kesehatan otak, dan mampu meningkatkan memori otak manusia. Manfaat ini sangat baik bagi anak-anak untuk membantu mereka belajar dan meningkatkan prestasi mereka.
  4. Menyehatkan sistem pencernaan
    Anak-anak yang susah makan kadang mengalami masalah pada sistem pencernaan mereka. Dengan mengonsumsi cokelat, anak-anak akan mendapatkan magnesium yang merupakan mineral penting untuk membantu proses regulasi sistem pencernaan.
  5. Menambah semangat anak-anak
    Dengan takaran yang benar dan porsi yang cukup, cokelat dapat menambah energi agar anak-anak semangat melakukan segala jenis kegiatan mereka. Hal ini karena cokelat juga merangsang produksi endorphin, yang menciptakan perasaan bahagia dan senang. Cokelat memang baik untuk anak-anak yang selalu semangat ingin tahu dan sering sekali memerlukan banyak gerak di setiap kegiatan mereka sehari-hari.

Cokelat bisa dinikmati secara langsung dalam bentuk cokelat batangan, minuman coklat panas, dan bentuk lainnya. Ini karena cokelat sebenarnya bisa diolah menjadi makanan dan minuman sesuai selera.cokelat juga sering kita temukan sebagai makanan pelengkap seperti sebagai selai yang dioleskan pada roti atau isian roti sandwich. Kreasi resep cokelat ini bisa menjadi pelengkap energi anak-anak untuk sarapan maupun bekal mereka setiap hari.

Dunia Sangat butuh Coklat

Dunia Sangat butuh Coklat

Chocolateblog.net – Koki terkenal, Alain Ducasse pernah berkata: “Di mana-mana di dunia, selalu ada ketegangan, apakah itu ekonomi, politik atau agama, jadi jelas, kita butuh cokelat.” Ducasse benar. Cokelat dikenal memiliki banyak manfaat. Ini dapat memberikan efek menenangkan, mendorong kemarahan, menurunkan tekanan darah dan melindungi jantung.

Di samping itu, cokelat juga punya peran untuk membantu melindungi kerja otak. Jenis makanan ini mampu mencegah demensia. Hal itu disiratkan dalam artikel “Enhancing Human Cognition with Cocoa Flavonoids”.

Tulisan itu menyebutkan bahwa cokelat punya kandungan yang mampu memengaruhi fungsi neurokognitif karena memiliki kandungan flavonoids (senyawa yang terdapat dalam beberapa jenis tumbuhan dan tanaman) Selain memiliki dampak baik pada manusia berusia lanjut, konsumsi cokelat dengan kandungan flavanol juga punya efek pada mereka yang masih ada di rentang usia dewasa muda.

“Konsumsi 172mg cokelat selama lima hari berturut-turut dapat membantu peningkatan kadar oksigen dalam darah dan membantu kelancaran sejumlah bagian otak yang merespons gerak tubuh tanpa memberikan efek terhadap perilaku.”

Ketika otak sudah terkena dampak baik flavanol, hal lain yang juga bisa terjadi adalah peningkatan kecerdasan. The New England Journal of Medicine menerbitkan artikel berjudul “Chocolate Consumption, Cognitive Function, and Nobel Laureates”. Penelitian tersebut melibatkan negara-negara seperti Skandinavia, Austria, Inggris, Jerman, dan Perancis.

Di salah satu paragrafnya tertulis, “terdapat korelasi signifikan antara konsumsi cokelat per kapita dengan jumlah penerima Nobel per 10 juta orang di 23 negara. Peningkatan grafik tersebut membuat kami bisa mengestimasikan bahwa dibutuhkan 0,4kg cokelat per kapita per tahun untuk menambah nominasi penerima Nobel di sebuah negara.”

Baca juga : Pengaruh Coklat Dalam Tubuh

Tapi tak semua cokelat punya manfaat seperti itu. Dalam The Healing Powers of Chocolate, Cal Orey mengungkapkan bahwa cokelat yang menghasilkan manfaat kesehatan bagi tubuh ialah cokelat dengan kandungan bubuk kakao tinggi misalnya 65% kakao. “Tingginya kadar kakao biasanya menyiratkan rasa yang asam dan kuat. Butuh waktu untuk bisa menerima rasa dari jenis cokelat ini. Tetapi saat seseorang sudah terbiasa dengan rasa cokelat tersebut, akan sulit bila harus kembali menyantap milk chocolate yang tersebar di pasaran,” tulis Cal.

Menurut Cal setidaknya ada empat jenis cokelat. Pertama, mass market chocolate. Cokelat ini dibuat dengan sedikit bubuk kakao dan lebih banyak menggunakan perisa artifisial. Penggunaan cocoa butter diganti dengan minyak nabati demi menghemat ongkos produksi. Kedua, mass market premium chocolate. Dalam cokelat tersebut masih ada penggunaan perisa tetapi lemak yang ada dalam cokelat sudah mulai dikurangi. Ketiga, gourmet chocolate.

Di cokelat jenis ini, penggunaan perisa artifisial dihilangkan. Terakhir, prestige chocolate. Di sini, cocoa butter menjadi bahan yang dominan di dalam cokelat.

Pengaruh Coklat Dalam Tubuh

Pengaruh Coklat Dalam Tubuh

Chocolateblog.netCOKLAT adalah bahan makanan yang populer di seluruh dunia. Tentu saja, cokelat disukai oleh semua lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang tua. Eksotisme cokelat sebenarnya luar biasa. Bagi sebagian orang, terutama kaum muda, cokelat adalah simbol cinta.

Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi cokelat memicu pelepasan hormon serotonin di otak. Hormon ini mampu memberikan perasaan senang dan mood yang baik. Itulah sebabnya di perasaan hari Valentine (14 Februari), cokelat merupakan hadiah yang paling banyak diberikan kepada orang-orang terkasih (pacar, suami-istri, atau anak dan orangtua).

Cokelat bukan hanya sedap untuk dikonsumsi, tetapi juga memiliki khasiat yang luar biasa. Dalam bahasa Latin, pohon cokelat disebut Theobroma cacao, yang berarti makanan dari Tuhan. Disebut demikian karena selain rasanya enak, cokelat dipercaya dapat memperpanjang usia. Cokelat jugs diklaim dapat mencegah berbagai penyakit jantung clan aneka kanker. Benarkah cokelat mempunyai khasiat sedahsyat itu?

Ramuan Suku Indian
Tanaman kakao telah dikenal sejak zaman dahulu sebagai salah satu ramuan yang berkhasiat bagi kesehatan. Penggunaan kakao secara tradisional dipopulerkan oleh suku Olmec, Maya, dan Aztec, yaitu suku-suku Indian kuno. Penggunaannya dalam dunia ramuan dapat sebagai bahan tunggal atau campuran dalam ramuan lain. Pada akhir abad ke-16, beberapa tabib telah menggunakan kakao sebagai obat penyembuh demam, meruclakan keletihan, dan jugs untuk menyadarkan orang pingsan. Hingga pertengahan abad ke-20 telah ditemukan lebih dari 100 manuskrip berisi resep-resep kuno yang merekomendasikan kakao sebagai bahan penyembuh.

Pada masa kini, kakao lebih dikenal sebagai bahan dasar pembuat cokelat. Dewasa ini produk olahan cokelat sangatlah beragam, mulai dari cokelat asli, cokelat susu, cokelat wafer, dan lain sebagainya. Konsumsi cokelat yang sangat tinggi sering dituding merugikan kesehatan. Hal ini disebabkan tingginya lemak dalam cokelat. Dunia kesehatan pun mengakui, sebenarnya masih banyak pangan lain yang lebih menyehatkan daripada produk olahan cokelat. Namun, mengapa popularitas cokelat tidak pernah pudar? Ada apa di dalam cokelat?

Baca juga : Tingkatkan Gairah Sex Dengan Coklat

Zat Gizi Lengkap
Cokelat adalah produk turunan dari tanaman kakao yang aslinya berasal dari Amerika Tengah. Bagian tanaman yang diambil untuk memproduksi cokelat adalah biji yang terdapat di dalam buah kakao. Satu buah kakao mengandung 30 hingga 40 biji. Biji cokelat yang telah dipanen kemudian difermentasi, dikeringkan, dipanggang, dan dipres untuk diambil minyaknya. Fermentasi merupakan perlakuan yang berpengaruh terhadap aroma khas cokelat.

Komponen utama yang berperan dalam pembentukan aroma adalah tanin. Minyak cokelat juga terkenal dengan istilah cocoa butter. Ampas minyak cokelat yang berbentuk pasta kemudian didinginkan, digiling, clan diayak hingga diperoleh bubuk cokelat atau cocoa powder. Bubuk cokelat masih mengandung zat gizi cukup lengkap, terutama karbohidrat, protein, serat, dan beberapa mineral.

Bubuk cokelat juga masih mengandung lemak dalam jumlah kecil. Komponen minor lain dalam bubuk cokelat adalah teobromin, kafein, polifenol, clan air. Bubuk cokelat kemudian dijadikan bahan baku dalam pembuatan cokelat komersial, yaitu sebagai pembentuk adonan. Agar rasa dan aromanya lebih baik, ke dalam bubuk cokelat ditambahkan cocoa butter. Kandungan cocoa butter dalam produk cokelat berkorelasi positif dengan mutu produk dan tentu saja dengan harganya.

Timbulkan Eforia, Perbaiki Mood
Cokelat mengandung zat stimulan, yaitu sedikit kafein dan teobromina, keduanya tergolong famili methylxantine. Setiap satu ons cokelat susu mengandung kafein yang sama dengan
satu cangkir kopi yang sudah dikurangi kadar kafeinnya. Dapat disimpulkan bahwa kadar kafein cokelat sangat kecil, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak sekalipun. Sementara efek teobromina terhadap jantung tidaklah sekuat kafein, sehingga orang yang sakit jantung pun masih boleh menikmati lezatnya cokelat.

Produk olahan cokelat mengandung stimulan feniletilamin yang memiliki efek antidepresan, sama seperti yang dimiliki oleh amfetamin. Zat tersebut mengandung komponen farmakologi n-asetiletanolamin, yang terkait dengan cannabis atau marijuana, yang mampu memicu keluarnya anandamid, suatu opiat endogen yang berkhasiat menimbulkan eforia. Itulah sebabnya, cokelat dapat memperbaiki suasana hati orang yang mengonsumsinya. Hal itulah yang menyebabkan makanan olahan cokelat, sering disebut sebagai makanan kasih sayang, yaitu makanan yang mampu membuat orang menjadi senang dan bahagia.

Tingkatkan Gairah Sex Dengan Coklat

Tingkatkan Gairah Sex Dengan Coklat

Chocolateblog.net – Cokelat mampu meningkatkan daya tahan pria saat mereka bercinta. Satu studi mengungkapkan hubungan antara produk makanan dengan hasrat seksual yang lebih besar.

Mengutip The Sun pada Sabtu (20/10/2018), studi tersebut menunjukkan bahwa pria lebih sering melihat pornografi setelah mendapat suntikan protein yang ditemukan dalam kembang gula. Salah satunya juga ditemukan dalam cokelat.

Mereka yang diberikan protein kisspeptin yang ada dalam cokelat lebih banyak terstimulasi oleh gambar-gambar seksual yang diperlihatkan dalam pengujian tersebut. Sementara, mereka kurang bereaksi pada foto yang bergambar negatif atau netral.

“Kita telah menyimpulkan dari penelitian sebelumnya, yang menunjukkan bahwa kisspeptin dapat mengaktifkan area otak tertentu yang terkait dengan seks dan emosi,” ujar Dr. Alexander Comninos dari Imperial College London, Inggris.

“Namun penelitian ini meningkatkan pengetahuan kita tentang hormon lebih jauh,” tambahnya.

Temuan tersebut menunjukkan, hal tersebut dapat benar-benar mempengaruhi seluruh jaringan di otak. Bahkan, ketika kita tidak melakukan apa-apa. Hormon tersebut jelas terkait dengan fungsi seksual dan emosional.

Baca juga : Rahasia Coklat

Membantu masalah psikoseksual di masa depan
“Temuan kami membantu mengurai banyak peran dan kompleks dari hormon yang dihasilkan secara alami, kisspeptin dan bagaimana dia mengatur hormon reproduksi serta fungsi seksual dan emosional,” ujar Comninos.

Masalah psikoseksual seperti gairah yang rendah, mempengaruhi satu dari tiga orang. Kondisi itu bisa menghancurkan hidup seseorang, terutama pada pasangan yang sehat.

“Temuan ini membuka jalan untuk kisspeptin sebagai pengobatan masa depan untuk masalah ini, meskipun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Comninos.

Profesor Waljit Dhillo dari Imperial College London mengatakan, hormon tersebut suatu hari nanti bisa digunakan untuk mengobati kondisi seperti dorongan seksual rendah atau depresi.

Penenlitaian Coklat, AnggurMerah Dan Bir

Penelitian Coklat, AnggurMerah Dan Bir

Chocolateblog.net – Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Internal Medicine, membandingkan kematian mereka yang mengikuti diet anti-inflamasi dan mereka yang tidak.

Tim menyimpulkan bahwa mereka yang mengikuti diet anti-inflamasi, yang secara teratur mengonsumsi makanan seperti buah-buahan, sayuran, teh, kopi, kacang-kacangan, cokelat dan sejumlah kecil anggur merah dan bir, memiliki risiko kematian 18 persen lebih rendah untuk alasan apa pun. sebab

Selain itu, mereka juga memiliki risiko kematian kardiovaskular yang lebih rendah 20 persen dan risiko kematian akibat kanker yang lebih rendah 13 persen.

Di antara orang yang merokok, juga diamati bahwa mereka yang menggunakan obat antiinflamasi memiliki risiko awal yang lebih rendah dibandingkan dengan perokok yang tidak.

Mengikuti diet anti-inflamasi dapat bermanfaat bagi orang yang menderita berbagai kondisi kesehatan, seperti yang dijelaskan oleh Fran McElwaine, direktur Asosiasi Pelatih Kesehatan di Inggris.

“Karena peradangan adalah akar dari penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup paling kronis, termasuk radang sendi, demensia, beberapa jenis kanker dan penyakit kardiovaskular, diet yang mengurangi peradangan hanya bisa menjadi hal yang baik,” Dia mengatakan kepada The Independent.

“Ada banyak makanan yang mengurangi peradangan: cokelat hitam, yang kaya akan sumber magnesium, seng dan mineral penting lainnya, dan anggur merah, termasuk sumber resveratrol fitonutrien termasuk.”

Ketertarikan pada makanan yang memiliki sifat anti-inflamasi telah meningkat secara eksponensial sepanjang tahun, seperti yang dijelaskan Hitwise.

Menurut perusahaan pemasaran, pencarian Internet untuk “makanan anti-inflamasi” telah meningkat sebesar 274 persen sejak awal 2018, sementara pencarian untuk “microbiome usus” meningkat sebesar 311 persen dan pencarian “kesehatan usus” meningkat sebesar 293 persen.

Sementara penelitian ini dilakukan dengan sampel besar orang, ahli gizi Harley Street, Rhiannon Lambert, memperingatkan bahwa sangat penting untuk berhati-hati ketika memperhatikan saran diet, karena ada diet yang cocok untuk semua.

“Penting untuk diingat bahwa studi tidak pernah dapat secara akurat mewakili semua orang dan gaya hidup dan diet mereka sendiri yang unik,” katanya.

“Banyak faktor yang harus diperhatikan, mimpi, tingkat aktivitas Anda, genetika, dan pekerjaan Anda hanyalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi kesehatan kita.

“Tentu saja, diet adalah komponen penting dari kesehatan dan umur panjang, tetapi fokus pada makanan yang baik atau buruk juga tidak membantu.”

Awal tahun ini, sebuah studi yang dipresentasikan di European Society of Cardiology mengatakan bahwa makan hingga tiga batang cokelat setiap bulan dapat secara drastis mengurangi risiko gagal jantung di masa depan.