Beberapa Cokelat Paling Unik Asli Indonesia

Beberapa Cokelat Paling Unik Asli Indonesia

Chocolateblog.net – Siapa sih yang gak suka Cokelat? Makanan yang punya banyak khasiat untuk tubuh ini banyak digemari semua kalangan. Tapi sayangnya, dari kita lebih sering membeli cokelat produk luar negeri kan? Padahal cokelat buatan lokal gak kalah enak dan unik-unik lho. Berikut dibawah ini akan kami bahas mengenai beberapa cokelat paling unik asli Indonesia yang akan membuatmu terkagum :

1. Cokelat pedas – Monggo
Jangan ngaku pecinta pedas kalau belum cobain rasa red chili buatan cokelat Monggo. Walau pendirinya berasal dari Belgia, tapi rasa yang ditawarkan khas Indonesia banget. Ada juga rasa rendang lho.

Harganya Rp 19 ribu untuk kemasan 40 gram, dan Rp 37 ribu untuk 80 gram. Tokonya berada di Yogyakarta. Gak harus ke sana langsung, kamu bisa memesannya via online.

Cara daftar judi bola online panduannya anda bisa simak berikut ini, melalui situs ini anda bisa melakukan pendaftaran akun judi bola online yang mana dengan mendaftar, maka nantinya anda akan bisa memperoleh akun yang dpaat dipakai untuk bermain judi bola atau memasang taruhan pada banyak pertandingan sepakbola dunia setiap hari dan pekannya, secara aman dan terpercaya.

2. Cokelat kedelai – Fondre
Kacang mede atau almond sudah terlalu mainstream untuk isian sebatang cokelat. Kamu juga harus mencoba cokelat isi kacang kedelai. Gak kebayang rasanya?

Sama seperti kacang mede atau almond, rasanya crunchy dan gurih. Kacang buatan merek Fondre asli Jember, Jawa Timur, ini bisa kamu pesan secara online.

3. Cokelat isi dodol – Chocodot
Yang satu ini asli Garut, Jawa Barat. Cokelat berisi dodol ini banyak peminatnya lho. Selain unik dengan isian dodol, kemasan dari Chocodot ini unik banget.

Dengan kemasan bertuliskan “Cokelat Rasa Sayang”, “Cokelat Tolak Miskin”, “Cokelat Sarjana Pantang Ngaggur” ini makin unik dibanding yang lainnya. Bisa untuk kado Valentine juga nih.

4. Cokelat rujak nanas – Pod
Gak cuma pie susu, Bali punya banyak varian oleh-oleh makanan yang sangat unik dan enak. Salah satunya cokelat yang terbuat dari nanas dan dark chocolate pedas atau biasa disebut dengan cokelat rujak nanas. Mereknya Pod. Pod menggunakan buah cocoa yang tumbuh di Bali lho. Kalau kamu penasaran dengan cokelat ini, kamu bisa berkunjung ke Instagramnya di Podchocolate.

Baca Juga : Beragam Varian Cokelat Asli Dari Indonesia

5. Cokelat buah – Soklate
Ada nanas, ada pula mangga. Cokelat ini buatan asli Yogyakarta. Gak cuma mangga, ada rasa buah-buah lainnya. Seperti pisang dan jeruk. Harganya relatif murah lho, yakni hanya Rp 12 ribu untuk kemasan 50 gram. Makan cokelat serasa minum sirup buah.

6. Cokelat tempe – Dekonco
Kalau biasanya tempe dijadikan lauk pauk, sekarang bisa dinikmati sebagai cemilan dalam balutan cokelat lho. Seorang pemuda dari Malang memiliki ide membuat tempe sebagai bahan campuran membuat cokelat. Enak, cobain deh!

7. Cokelat mie – Nindira
Bukan penggila cokelat dan mie kalau belum cobain yang satu ini. Cokelat asli Bogor ini menambahkan mie kering di dalam proses pembuatannya.

Beragam Varian Cokelat Asli Dari Indonesia

Beragam Varian Cokelat Asli Dari Indonesia

Chocolateblog.net – Denmark adalah negara penghasil cokelat terbesar di dunia. Hampir setiap negara Eropa dikenal sebagai penghasil produk cokelat terbaik. Padahal gak semua negara di Benua Biru dapat membudidayakan bahan dasar cokelat. Justru sebagian besar mengimpor dari Asia.

Kamu pasti sudah tahu bahwa bahan dasar pembuatan cokelat adalah kakao kan? tumbuhan satu ini sangat mudah ditemui di negara tropis seperti Indonesia. Hal ini membuat negeri kita sebenarnya sangat potensial untuk produksi cokelat berkualitas. Meski belum sepopuler cokelat asal Eropa, tetapi berikut ini beberapa cokelat lezat asli Indonesia yang wajib banget kamu cicipi. Dijamin lezatnya bikin nagih deh.

1. Pipiltin Cocoa
Pipiltin Cocoa adalah cokelat asal Bali yang sering jadi pilihan oleh-oleh turis lokal mau pun mancanegara. Varian cokelat yang disediakan berupa paraline dan chocolate bar. Harganya berkisar Rp 50-70 ribu.

2. Chocodot
Dirintis di Garut, Jawa Barat, kini Chocodot bisa dijumpai di berbagai kota di Indonesia. Awalnya, cokelat ini hanya punya varian rasa cokelat dodol. Tetapi seiring berjalannya waktu, mereka memiliki berbagai varian dari green tea hingga rasa buah. Oh ya, kemasannya juga menarik kayak Cokelat “Cokelat Rasa Sayang” yang bisa kamu berikan ke doi.

3. Cokelat Monggo
Ngomongin cokelat lokal, maka kita gak boleh ngelewatin Cokelat Monggo yang sudah mulai masuk ke pasar internasional. Dikemas secara premium, cokelat yang berproduksi di Yogyakarta ini memiliki varian rasa cabai, durian, jeruk, jahe, hingga pala. Pokoknya rasanya khas Nusantara banget.

4. Soklat Inyong
Liburan ke Purwokerto, maka kamu harus membawa pulang Soklat Inyong. Produksi cokelat satu ini memang masih rumahan, tetapi penggemarnya cukup banyak. Rasa yang lezat ditambah harganya yang murah berkisar Rp 15 ribu, semakin membuat Soklat Inyong selalu jadi idaman.

5. Krakakoa
Pengen ngerasain cokelat asli Indonesia? Maka Krakakoa adalah pilihan yang tepat. Krakakoa memperdayakan para petani Indonesia dengan memberikan pelatihan cara penanaman kakao yang baik dan benar hingga pada proses produksi.

Terdapat 5 varian rasa seperti dark chocolate chili, sea salt & pepper, dark milk chocolate cinnamon, ginger dan creamy coffee. Harganya relatif terjangkau, Rp 40 ribu untuk kemasan 50 gram.

6. GuSant
Selain Soklat Inyong, produk cokelat rumahan berikutnya adalah GuSant. Cokelat satu ini jadi idaman banget kalau liburan ke Blitar, Jawa Timur. Bisa diperoleh di lokasi wisata Kampung Coklat dengan harga mulai dari Rp 75 ribu sampai Rp 150 ribu tergantung kemasannya.

Baca Juga : Rekomendasi Tempat Kuliner Cokelat Terbaik di Jakarta

7. Pod Cokelat
Satu keunikan Pod Cokelat yang gak tertandingi adalah penggunaan bunga lontar sebagai pemanisnya. Jadi cokelat satu ini 100 persen gak mengandung gula putih. Selain itu, cokelat asal Bali ini juga menyediakan tur bagi kamu yang ingin belajar proses pembuatan cokelat. Kalau ke Pulau Dewata, wajib banget mengunjungi Pod Cokelat.

8. Wonder Chocolate
Nampaknya Bali jadi kota dengan produksi cokelat lokal terbanyak di Indonesia. Wonder Chocolate merupakan bagian dari produk Big Tree Farms Bali. Cokelat satu ini dikenal dengan kualitas bahan organiknya dan jadi salah satu cokelat organik terbaik. Selain itu, pemanis Wonder Chocolate mengandalkan sari buah kelapa, lho.

9. Soklate Jogja
Setelah Bali, Kota Gudeg adalah lokasi strategis berikutnya untuk merasakan sensasi cokelat khas Indonesia. Soklate Jogja ini dikenal dengan varian rasanya yang unik. Misalnya perbaduan cokelat dan tempe yang menyajikan cita rasa terbaik.

10. Fondre
Kalau di Jember, Jawa Timur, kamu dapat menemukan cokelat Fondre. Cokelat satu ini hadir dengan keunikan varian rasa isi kacang edamame dan jadi cokelat edamame pertama di Indonesia. Seperti yang kita tahu, edamame itu sejenis kacang-kacangan yang masuk dalam jenis kedelai, tetapi memiliki rasa lebih kuat.

Beragam Varian Cokelat Termahal di Dunia

Beragam Varian Cokelat Termahal di Dunia

Chocolateblog.net – Seiring berjalannya waktu, terdapat berbagai jenis varian jenis cokelat yang muncul. Cokelat yang pada umumnya sering dijadikan sebagai kado dalam hari valentine ini merupakan salah satu makanan manis yang pada umumnya memiliki harga yang terjangkau untuk masyarakat sekitar. Tapi tahukah anda? bahwa ternyata terdapat beberapa jenis cokelat yang memiliki harga jutaan bahkan puluhan juta? Berikut dibawah ini akan kami berikan beberapa informasi terkait varian Cokelat termahal di Dunia :

1. Chocopologie Chocolate Truffle by Knipschildt
Cokelat yang satu ini bernama Chocopologie Chocolate Truffle yang dibuat spesial oleh Fritz Knipschildt. Harganya dibanderol seharga €2.600 atau setara dengan Rp41 juta.

Warnanya cenderung gelap, cokelat ini terbuat dari 70 persen cokelat Valrhona dengan vanilla, minyak truffle, dan bahan rahasia lainnya. Mau beli?

2. Le Grand Louis XVI by Debauve & Gallais
Dengan bahan yang berkualitas, Debauve & Gallais meluncurkan Le Grand Louis XVI. Harganya €900 atau setara dengan Rp14 juta. Bahan dasarnya adalah dark chocolate 99 persen, sisanya bahan-bahan yang cukup langka.

3. Chocolates with Edible Gold by DeLafee
Terlihat mewah, DeLafee mengeluarkan varian cokelat dengan balutan emas. Cokelat ini dibanderol $508 atau setara Rp7 juta. Cokelat yang dipilih dipastikan dengan kualitas terbaik, yang dihias dengan emas yang bisa dimakan.

4. Amedei Toscano Black Truffles Swarovski
Amedei Toscano Black Truffles Swarovski, sebuah cokelat yang diproduksi oleh Amedei, sebuah perusahaan cokelat di Italia. Harganya €294 atau setara dengan Rp5 juta.

Sesuai namanya, cokelatnya dibuat dengan kualitas terbaik, truffle hitam, champagne, dan emas. Kotaknya juga gak kalah mewah, berhiaskan 450 kristal Swarovski.

5. The Aficionado’s Collection by the House of Graue
The House of Grauer, sebuah perusahaan cokelat dari Swiss juga turut membuat cokelat mahal. Varian rasanya ada 14 jenis. Semuanya terbuat dari cokelat terbaik dan dihargai €200 atau sekitar Rp3 juta.

Baca Juga : Beragam Cokelat Dengan Tampilan dan Rasa Yang Unik

6. Richart
Richart, perusahaan asal Perancis , membuat cokelat dengan cita rasa yang berbeda. Cokelatnya didatangkan langsung dari Haiti, Madagaskar, dan Venezuela. Rasanya pun beragam, mulai dari herbal dan buah-buahan. Harganya $120 per pound, atau sekitar Rp1 juta.

7. Godiva “G” Collection
Godiva, sebuah brand cokelat asal Belgia, mengeluarkan koleksi spesialnya. Diberi nama “G”, harga cokelatnya mencapai $120 atau sekitar Rp1 juta. Dibuat khusus secara handmade, 15 cokelat diracik oleh chef Norman Love.

8. Pierre Marcolini Grand Cru
Pierre Marcolini, sebuah perusahaan cokelat asal Belgia juga gak mau kalah. Merilis edisi spesial, cokelatnya didatangkan langsung dari Indonesia, Ekuador, Madagaskar, Meksiko, dan Venezuela. Harga cokelat spesial ini €100 atau sekitar Rp1 juta.

Toko Cokelat dan Permen Terbesar

Toko Cokelat dan Permen Terbesar

Chocolateblog.net – Kebanyakan dari kita pasti pernah nonton film “Charlie and The Chocolate Factory” kan. Kamu pasti mau masuk ke dalam pabrik cokelat Willy Wonka yang super besar dan seluruh isinya juga terbuat dari cokelat dan permen. Jangankan anak-anak, pasti orang dewasa pun mau masuk ke dalam pabrik cokelat itu.

Tapi sekarang kamu tidak perlu lagi menghayal ataupun membayangkan lagi untuk bisa masuk ke dalam bangunan yang isinya dipenuhi oleh cokelat dan permen itu. Karena saat ini sudah ada toko cokelat dan permen yang seluruh ruangannya dipenuhi oleh berbagai macam permen dan juga cokelat. Seperti beberapa ini yang mempunyai toko cokelat dan permen terbesar. Penasaran apa saja?

1. Candylicious di Singapura
Di dalam toko ini ada beberapa pohon yang dipenuhi oleh permen dan cokelat. Persis seperti yang ada di dalam film “Charlie and The Chocolate Factory”, siapapun yang melihat toko ini pasti akan tertarik untuk masuk. Di dalam toko ini sendiri terdapat banyak jenis permen dan cokelat yang bisa kamu pilih. Toko Candylicious ini mengandalkan konsep pick and mix, jadi pengunjung bisa mengkombinasikan pilihan warna dan rasa dari permen sejenis dan dibayar berdasarkan beratnya.

2. A la mele de famille di Perancis
Ketika kita masuk ke dalam toko cokelat ini, rasanya seperti masuk ke dalam lorong waktu dan berada di masa lampau. Karena memang toko ini sudah ada sejak tahun 1761 dan tetap mempertahankan bentuk aslinya. Toko ini juga menjadi toko cokelat tertua di Perancis lho.

3. Dylan’s Candy Bar di Amerika
Banyak yang bilang kalau kita masuk ke dalam toko cokelat ini, seperti mendapatkan tiket emas dari Willy wonka. Sejak dibuka pada tahun 2001, Dylan Candy Bar ini telah dibuka di banyak negara bagian, seperti di Los Angeles, East Hampton, dan juga Miami. Tapi lokasi yang berada di Upper East Side merupakan yang paling favorit. Tempat ini bahkan diikunjungi oleh 2.5 juta orang setiap tahunnya lho.

Baca Juga : Fakta Dari Cokelat Putih

4. M&M World Sanghai, China
Toko cokelat dan permen M&M World ini membuka cabang di Shanghai pada bulan Agustus 2014 lalu. Terdapat lebih dari satu juta M&M dalam berbagai macam rasa seperti susu cokelat, kacang, almond, dan citarasa khusus edisi terbatas. Ada juga mesin printer, dimana pengunjung bisa memilih dan mencetak berbagai design permen cokelat M&M yang mereka inginkan.

Selain cokelat dan permen, toko ini juga menyediakan souvenir seperti boneka, mainan, dan ransel yang tentunya ekslusif dan tidak tersedia di pasaran.

5. Candylawa, Arab Saudi
Bagi kamu para pecinta permen wajib datang ke Candylawa. Kalau kamu memasuki toko ini, kamu akan merasakan seperti negeri di permen yang ada di film kartun. Toko ini dibuat oleh Redesign Group, sebuah perusahaan asal Selandia Baru. Terdiri dari dua tingkat, toko ini dibagi menjadi beberapa bagian. Ada tempat dimana pengunjung bisa membuat lollypop atau marshmallow sesuai dengan keinginan mereka. Ada juga toko kue Prancis sebagi tempat khusus orangtua dengan interior yang lebih canggih.

Iltulah tadi beberapa toko cokelat dan permen di berbagai negara. Cokelat dan permen memang selalu menjadi makanan favorit semua kalangan yah.

Merek Coklat Terbaik

Merek Coklat Terbaik

Chocolateblog.net – Bagi ribuan produsen kecil di seluruh dunia, Petani yang mendapat manfaat menerima pembayaran dengan harga wajar berdasarkan proses konsultasi dengan pekerja dan pedagang untuk memastikan bahwa jumlah tersebut sudah termasuk biaya penanaman tanaman mereka.

Yang penting adalah uang yang dijamin tidak pernah jatuh di bawah harga pasar. Ini juga termasuk pembayaran premi kedua untuk membantu petani berinvestasi dalam program komunitas mereka sendiri.

Meskipun semua ini terlihat menjanjikan, konsumen cenderung berasumsi bahwa produk yang mereka beli dengan nama merek Fairtrade adalah 100% Fairtrade. Tapi bukan itu masalahnya. Pada tahun 2011, Fairtrade Foundation mengubah aturannya sehingga suatu produk dapat menerima status Perdagangan yang Adil, hanya 20 persen dari bahan-bahan produk tersebut harus memenuhi standar Fairtrade, dan bukan 50 persen sebelumnya. Ini berarti bahwa petani tidak mendapat manfaat dari harga semua produk, seperti yang dipikirkan konsumen.

Jadi, ketika datang untuk menemukan cokelat etis, bahkan lebih baik untuk melihat melampaui merek Fairtrade dan memeriksa merek etis yang melampaui apa yang dibayar Fairtrade dan, pada akhirnya, berinvestasi dalam meningkatkan produk mereka. Seperti Phil Landers, pendiri Land Chocolate, berkata, “pertanyaan paling penting untuk

tanyakan berapa banyak dari 60p dari toko cokelat di sudut ke petani. “Di sini, kami telah menguji setiap batang untuk praktik berkelanjutan, rasa, nilai, dan daur ulang.

Baca juga : Penelitian Coklat, AnggurMerah Dan Bir

Seed and Bean – dimulai pada tahun 2005 oleh Stephen Rudkin dengan tujuan menjadi merek etis, yang menggunakan pemasok organik dan skala kecil. Ini satu-satunya perusahaan cokelat dari 27 yang mendapat penghargaan 100/100 oleh Ethical Company Index (ECI). Membayar di atas harga pasar untuk kakao mereka, perusahaan hanya menggunakan coklat bersertifikat FLO (sertifikasi untuk Standar Fairtrade) dan tidak ada yang dicampur dengan cokelat konvensional – itu bukan Fairtrade – yang berarti petani mendapat manfaat dari premi Fairtrade dari 100 persen bilah.

Itu dibuat dalam batch kecil 45 liter, bukan 10.000 liter yang menggunakan merek besar. Dari daftar 23 batang, favorit kami adalah garam dan kapur laut Cornish yang memberikan aroma jeruk pada rasa klasik. Kemasannya baru-baru ini diubah menjadi kompos 100 persen, termasuk kertas dalam yang terbuat dari bubur pohon kayu putih.

Willie’s Cacao – Pendiri merek ini Willie Harcourt-Cooze membeli pertaniannya sendiri di Venezuela pada pertengahan tahun 90-an, tetapi sejak itu telah memindahkan produksinya ke pedesaan Devon yang tidak terlalu bermasalah. Anda mungkin mengenalinya dari film dokumenter Channel 4 2008, Willie Wonky Chocolate Factory , tetapi tidak semua lelucon karena dia serius dengan etika. Alih-alih menyebut diri mereka sebagai Fairtrade, perusahaan ini melakukan perdagangan langsung: membeli langsung dari petani dan membayar premi setidaknya $ 500 (£ 380) per ton, yang lebih mahal $ 300 dari harga Fairtrade.

Meskipun tidak ada sertifikasi organik, Willie hanya mendapatkan kakao dari petani yang tidak menggunakan bahan kimia, yang dia kunjungi sendiri untuk memeriksanya. Jika itu tidak cukup, kacang juga diuji ketika mereka kembali ke pabrik oleh laboratorium eksternal. Merek ini terkenal dengan bar-bar gelapnya yang menggunakan kacang-kacangan dari seluruh dunia, tetapi kami sangat menyukai milk of the stars bar, yang menggunakan 54 persen kakao dari Indonesia, itu krim tetapi tidak terlalu susu dan mempertahankan kualitasnya yang tinggi.

Ocelot Island Sea Salt Dark Chocolate – Kami tahu Anda tidak boleh menilai buku dari sampulnya, tetapi masing-masing dari sembilan rasa dalam jajaran Ocelot memiliki desain yang digambar tangan sendiri oleh co-pemilik yang berbasis di Edinburgh, Matt and Ish, yang kami sukai. Dan bagian dalamnya sama baiknya: lempengan persegi organik cokelat bermutu tinggi yang halus dan lembut, dibuat dengan kakao dari merek etis Kacang Asli yang dicampur dengan mentega dan gula kakao organik. Ocelot berencana untuk memproduksi cokelat mereka sendiri segera juga.

Merek ini adalah bagian dari organisasi Kakao Langsung untuk pembuat kacang menjadi bar, membeli langsung dari petani dengan harga lebih tinggi dari standar Fairtrade. Kotak kardus eksternal dapat didaur ulang, seperti halnya plastik, yang akan segera dibuat biodegradable. Citarasa favorit kami adalah garam laut, dibuat dengan 70 persen cokelat dari kacang yang ditanam secara berkelanjutan di Taman Nasional Virunga dengan sedikit garam Skotlandia.

Land 75% Philippines Chocolate Bar – Band satu orang, Phil Landers, di belakang merek asal tunggal ini melakukan segalanya mulai dari memanggang kacang hingga membungkus jeruji dengan tangan semuanya di bengkel yang sama di London timur. Dia membayar antara dua dan tiga kali lipat dari harga Fairtrade, bekerja secara langsung dengan petani. Dia bekerja dengan pembuat cokelat Paul A Young dan kemudian Mast Brothers pada tahun 2015 sebagai pembuat, dan mendirikan bisnisnya sendiri pada tahun berikutnya setelah bekerja di sebuah perkebunan kakao di Amerika Tengah, yang menginspirasinya untuk membuat cokelatnya sendiri.

Dia sekarang membuat enam varietas bar batch kecil yang dibumbui oleh negara, dari Filipina (favorit kami dan terbaru) hingga 70 persen bar Honduras. Semua kemasan dapat didaur ulang.