Film Porno Adalah Kesukaan Cowok Penyuka Cokelat

Film Porno Adalah Kesukaan Cowok Penyuka Cokelat

chocolateblog.net Menurut para ahli cokelat bisa bikin para cowok menjadi pecinta video bokep,MENURUT PARA AHLI! Lalu apa saja sih yang dihasilkan oleh cokelat menurut para ahli? Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Film Porno Adalah Kesukaan Cowok Penyuka Cokelat. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Film Porno Adalah Kesukaan Cowok Penyuka Cokelat

COKELAT memang kerap menjadi makanan favorit anak-anak dan kaum perempuan, jarang sekali melihat pria suka makan cokelat. Selain karena terlalu manis, memakan cokelat memang membuat pria tidak terlihat maskulin, pria pun hampir tidak pernah mengungkap kalau dia suka cokelat.

Padahal, tanpa mereka ketahui cokelat dapat memberikan manfaat yang sangat bisa dibanggakan. Dilansir dari laman Metro, Jumat (19/10/2018), cokelat tidak sekadar bisa meningkatkan suasana hati jadi lebih bahagia, cokelat pun dapat meningkatkan gairah seksual seorang pria.Ya, cokelat dapat memberikan manfaat seperti yang disebutkan di atas, karena mengandung bahan kimia, sepetri triptofan, serotonin, yang memegang peranan dalam gairah seksual. Selain itu, bahan kimia lain yang ada dalam cokelat adalah phenylethylamine, stimulan yang berhubungan dengan amfetamin, yang dilepaskan di otak ketika orang jatuh cinta. Jadi, semua kandungan cokelat bagus pada dasarnya.

Di sisi lain, manfaat cokelat yang bisa dirasakan pria dan pasangannya tidak hanya meningkatkan libido. Cokelat pun dapat meningkatkan penampilan atau performa seorang pria ketika beraksi di atas ranjang. Sebuah penelitian yang belum lama dilakukan telah membuktikan kebenarannya.Penelitian tersebut mengungkap, setelah pria disuntikkan protein yang ditemukan di cokelat, pria yang terlibat penelitian terbukti lebih sering menonton film porno.Para peneliti dari Imperial College di London kemudian menganalisa protein kisspeptin, mereka menemukan makanan manis itu mengubah aktivitas dalam jaringan otak pada kondisi istirahat erentu yang terkait dengan lebih menyukai seks dan gairah lebih besar.

“Temuan ini membuka jalan bagi kisspeptin sebagai pengobatan masa depan untuk masalah bagi orang-orang yang memiliki nafsu rendah, yang dapat menghancurkan hubungan asmara dengan pasangan. Kisspeptin pun dapat mengatur hormon reproduksi serta fungsi seksual dan emosional,” ucap penulis utama Dr Alexander Comninos.Alexander pun mengatakan hasil penelitian dapat membantu orang yang memiliki gangguan psikoseksual dan suasana hati yang tidak bagus, yang sering terjadi bersamaan. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam Journal of Clinical Investigation Insight, menyimpulkan kisspeptin mampu meningkatkan dorongan seks dan mengurangi depresi.

SIAPA sih yang tidak suka cokelat? Well.. meski ada tapi jumlahnya pasti sedikit. Cokelat memang makanan favorite, terutama bagi wanita yang tengah terkena Sindrom pramenstruasi (PMS).Selain rasanya yang nikmat, cokelat juga berguna bagi kesehatan. Tekanan darah rendah? Merasa tertekan? Sedang tidak bahagia? Cokelat adalah solusi terbaik mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga : Fakta Unik Cokelat Kamu Jarang Tahu Nomor 4 Bikin Kaget

Coklat pun terbukti dapat mengembalikan mood atau mengembalikan tekanan darah ke level normal. Khasiat tersebut dimiliki oleh zat phenylethylamine yang dapat membuat Anda merasa lebih baik.Tapi, karena rasanya yang manis banyak yang beranggapan bahwa cokelat dapat membuat berat badan naik drastis. Kalau kamu memiliki anggapan seperti itu tidak sepenuhnya salah. Namun, tahukah Anda apabila mengonsumsi cokelat, terutama cokelat hitam, dapat menurunkan berat badan dalam jangka panjang?

Biasanya, orang yang hendak menurunkan berat badan disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran, makanan dengan protein tinggi, brokoli, kecambah atau kacang hijau, dan lainnya. Tetapi, cokelat hitam ternyata juga merupakan opsi terbaik untuk mengurangi berat badan.Melansir dari Boldsky, Senin (30/4/2018), menambahkan sedikit pemanis ke dalam menu sarapan yang tinggi protein dan karbohidrat adalah salah satu cara terbaik. Sebab, metabolisme tubuh kita berada dalam kondisi terbaik di pagi hari setelah bangun tidur. Sangat mudah bagi tubuh di pagi hari untuk melepas kalori untuk sepanjang hari.

Langkah tersebut, juga dapat membatasi keinginan mengonsumsi makanan manis sepanjang hari, yang menjadi salah satu alasan utama naiknya berat badan. Kebanyakan orang, biasanya mengonsumsi makanan manis pada siang atau sore hari. Padahal, hal itu dapat berdampak buruk karena menimbun kalori tambahan dalam tubuh.Nah, yang harus kita ketahui, kans untuk terbakarnya kalori tambahan itu semakin berkurang ketika hari semakin malam. Sebab, level metabolisme tubuh juga cenderung berkurang pada periode sore hingga malam hari.

Manfaat lain mengonsumsi cokelat di pagi hari adalah dapat membantu mengatur hormon ghrelin, yang berfungsi mengirim sinyal ke otak untuk meningkatkan nafsu makan pada saat lapar. Cara tersebut juga dapat mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan di jam-jam lain.Fakta tersebut, didasarkan pada studi yang dilakukan terhadap lebih dari 190 orang penderita obesitas. Ratusan orang tersebut dibagi dalam dua kelompok di mana kelompok pertama diwajibkan mengonsumsi pemanis atau makanan penutup saat sarapan. Sementara kelompok lainnya harus memakan makanan sehat dengan jumlah kalori yang lebih kecil.

Kedua kelompok itu secara umum mengonsumsi jumlah kalori yang sama dalam satu hari, yakni 1.400 bagi wanita dan 1.600 kalori bagi pria. Peneliti kemudian mengawasi kedua kelompok itu selama 32 minggu. Kedua kelompok tersebut memang mengalami penurunan berat badan yang relatif setara.Akan tetapi, dalam lain usai studi, kelompok pertama justru kehilangan berat badan rata-rata sebanyak 6,8 kilogram (kg), sementara kelompok kedua rata-rata mengalami kenaikan berat badan sebesar 10 kg. Jadi, mau makan cokelat ga buat diet?

Penenlitaian Coklat, AnggurMerah Dan Bir

Penelitian Coklat, AnggurMerah Dan Bir

Chocolateblog.net – Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Internal Medicine, membandingkan kematian mereka yang mengikuti diet anti-inflamasi dan mereka yang tidak.

Tim menyimpulkan bahwa mereka yang mengikuti diet anti-inflamasi, yang secara teratur mengonsumsi makanan seperti buah-buahan, sayuran, teh, kopi, kacang-kacangan, cokelat dan sejumlah kecil anggur merah dan bir, memiliki risiko kematian 18 persen lebih rendah untuk alasan apa pun. sebab

Selain itu, mereka juga memiliki risiko kematian kardiovaskular yang lebih rendah 20 persen dan risiko kematian akibat kanker yang lebih rendah 13 persen.

Di antara orang yang merokok, juga diamati bahwa mereka yang menggunakan obat antiinflamasi memiliki risiko awal yang lebih rendah dibandingkan dengan perokok yang tidak.

Mengikuti diet anti-inflamasi dapat bermanfaat bagi orang yang menderita berbagai kondisi kesehatan, seperti yang dijelaskan oleh Fran McElwaine, direktur Asosiasi Pelatih Kesehatan di Inggris.

“Karena peradangan adalah akar dari penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup paling kronis, termasuk radang sendi, demensia, beberapa jenis kanker dan penyakit kardiovaskular, diet yang mengurangi peradangan hanya bisa menjadi hal yang baik,” Dia mengatakan kepada The Independent.

“Ada banyak makanan yang mengurangi peradangan: cokelat hitam, yang kaya akan sumber magnesium, seng dan mineral penting lainnya, dan anggur merah, termasuk sumber resveratrol fitonutrien termasuk.”

Ketertarikan pada makanan yang memiliki sifat anti-inflamasi telah meningkat secara eksponensial sepanjang tahun, seperti yang dijelaskan Hitwise.

Menurut perusahaan pemasaran, pencarian Internet untuk “makanan anti-inflamasi” telah meningkat sebesar 274 persen sejak awal 2018, sementara pencarian untuk “microbiome usus” meningkat sebesar 311 persen dan pencarian “kesehatan usus” meningkat sebesar 293 persen.

Sementara penelitian ini dilakukan dengan sampel besar orang, ahli gizi Harley Street, Rhiannon Lambert, memperingatkan bahwa sangat penting untuk berhati-hati ketika memperhatikan saran diet, karena ada diet yang cocok untuk semua.

“Penting untuk diingat bahwa studi tidak pernah dapat secara akurat mewakili semua orang dan gaya hidup dan diet mereka sendiri yang unik,” katanya.

“Banyak faktor yang harus diperhatikan, mimpi, tingkat aktivitas Anda, genetika, dan pekerjaan Anda hanyalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi kesehatan kita.

“Tentu saja, diet adalah komponen penting dari kesehatan dan umur panjang, tetapi fokus pada makanan yang baik atau buruk juga tidak membantu.”

Awal tahun ini, sebuah studi yang dipresentasikan di European Society of Cardiology mengatakan bahwa makan hingga tiga batang cokelat setiap bulan dapat secara drastis mengurangi risiko gagal jantung di masa depan.