Rahasia Coklat

Rahasia Coklat

Chocolateblog.net – Hari Valentine atau Hari Valentine yang dirayakan setiap 14 Februari identik dengan cokelat. Sayangnya, tidak semua orang tahu perjalanan dan keberadaan cokelat. Pabrik Coklat Monggo Dan Pabrik di Bantul melacak jejak cokelat yang sering dilupakan banyak orang. Selama waktu ini, kaum awam hanya memahami cokelat sebagai cokelat dan rasanya manis.

Fakta tentang coklat

  1. Cokelat dikonsumsi sejak 4000 tahun lalu. Antropolog menemukan wadah dari tanah dengan sia-sia dari pengolahan minuman kakao pada peradaban Olmec, suku punah dari pesisir teluk Meksiko, sekitar 1900 sampai 300 SM.
  2. Suku Maya ahli cokelat pertama pada 100 sampai 900, suku Maya diperkirakan sebagai ahli cokelat pertama. Mereka mengambil pohon kakao dari hutan dan menanamnya di pekarangan rumah, sejak mereka mengetahui kakao dapat dipanen dan bijinya bisa dibuat minuman. Suku Maya juga percaya kakao adalah jembatan antara bumi dan dunia dewa. Mereka mengukirnya di lukisan dinding dan peninggalan lain yang menggambarkan dewa menikmati cokelat. Nama ilmiah pohon kakao  Theobroma Cocoa yang bermakna makanan dewa.
  3. Cokelat jadi mata uang suku Aztec. Pada 1200-1500, suku Aztec mencapai masa kejayaan dan mengungguli suku Maya. Aztec memerintahkan wilayah jajahannya untuk membayar mereka dengan kakao sebagai upeti. Biji kakao juga berfungsi sebagai mata uang bagi suku Aztec. Satu biji kakao dapat membeli satu buah tomat berukuran besar, tiga biji untuk alpukat segar, dan 30 biji untuk seekor kelinci.
  4. Cokelat identik dengan sukses menyenangkan wanita. Suku Aztec percaya bahwa minum cokelat akan menjamin sukses berhadapan dengan wanita. Raja Aztec Montezuma (1466-1520) meminum tidak kurang dari 50 gelas kakao setiap hari ditambah satu gelas ekstra jika dia Agen Sbobet Indonesia menemui seorang wanita.

Baca juga : Mengenal Lebih Dalam Tentang Coklat Di Museum

Cokelat Merambah Eropa

  1. Spanyol menaklukkan cokelat. Pada 1528 pejuang Spanyol bernama Hernando Cortes menaklukkan suku Aztec dan sadar nilai tinggi kakao. Saat kembali ke Spanyol, dia memenuhi kapal layarnya dengan biji kakao.
  2. Tidak ada cokelat, tidak ada pernikahan. Untuk beberapa abad, kakao merupakan suatu rahasia yang dijaga ketat oleh kaum elit Spanyol. Ketika putri raja Spanyol Philip III menikah dengan raja Perancis pada1615, dia merasa harus membawa cokelat ke pernikahannya. Ketika itulah popularitas cokelat menyebar ke wilayah Eropa lainnya. Saat orang Spanyol menyesuaikan rasa dengan kebiasaan orang lokal, mereka menambahkan gula tebu dan kayu manis, sehingga cokelat dengan cepat memiliki reputasi sebagai minuman lezat dan istimewa.
  3. Kedai cokelat pertama di dunia. Pada 1667 kedai cokelat pertama dibuka di London. Tempat ini menjadi lokasi pertemuan kelas atas. Cokelat menjadi minuman yang diperuntukkan bagi kelas atas karena bea masuk biji kakao tinggi. Namun, ketika harga turun, perkembangan kedai cokelat melesat menggantikan kafe, kedai teh, dan pub. Pada abad yang sama, chocolatier muncul di Perancis. Alat ini berfungsi untuk memanaskan adonan cokelat.

Indonesia penghasil kakao terbesar ketiga di dunia

  1. Indonesia menjadi negara terbesar ketiga penghasil kakao. Indonesia menjadi negara ketiga penghasil kakao di dunia setelah Pantai Gading dan Ghana dengan kapasitas produksi 400 ton per tahun.
  2. Hidup di iklim tropis. Pembuatan cokelat dari biji kakao berasal dari pohon kakao yang hidup pada iklim tropis, berudara panas dan hujan. Pertanian kakao yang baik berada tidak lebih dari 20 derajat di utara atau Selatan khatulistiwa. Satu buah kakao bisa menghasilkan 20 sampai 50 biji kakao dan 100 gram cokelat hitam biasanya dihasilkan dari 115 biji kakao. Dalam setahun pohon kakao bisa menghasilkan sampai 100.000 bunga, akan tetapi hanya 0,2 persen yang berbuah.
  3. Rasa biji kakao berbeda-beda di setiap pulau. Di Sulawesi dan bagian timur Indonesia, biji kakao cenderung berbau buah dan teramat malam. Di Jawa, biji kakao lebih pahit dengan cita rasa istimewa dari tanah suburnya. Di Sumatera, rasanya perpaduan Jawa dan Sulawesi. Cokelat Monggo merupakan percampuran Jawa dan Sulawesi, tetapi ada pula yang dari Papua, Flores, dan Bali.
  4. Membangkitkan semangat dan meningkatkan konsentrasi. Mengkonsumsi cokelat ketika merasa sedih dapat membangkitkan semangat kembali, karena cokelat meningkatkan level serotonin dan endorfin yang merupakan zat kimia alami otak dalam menyebarkan perasaan bahagia atau antidepresi. Buah kakao juga sumber magnesium yang membantu otak mengolah glukosa menjadi energi dan membuat otak bekerja lebih keras dan fokus.
Mengenal Lebih Dalam Tentang Coklat Di Museum

Mengenal Lebih Dalam Tentang Coklat Di Museum

Chocolateblog.net – Cokelat adalah makanan favorit hampir semua orang. Rasa manis dan citra cokelat yang identik dengan kebahagiaan, cinta, dan kesenangan juga merupakan daya tarik utama. Sayangnya, sebagai produsen cokelat terbesar ketiga di dunia, tidak banyak orang Indonesia yang memahami secara detail seluk-beluk cokelat. Kebanyakan orang hanya suka makan cokelat tanpa tahu seperti apa bentuk cokelat asli.

“Kebanyakan yang dijual di swalayan atau pasar itu cokelat compound dan itu berbeda dengan cokelat sebenarnya yang berasal dari massa kakao,” ujar Tri Widiantoro, koordinator Museum And Factory Chocolate Monggo Bantul, beberapa waktu lalu. Museum cokelat yang berdiri sejak Januari 2017 ini memberi edukasi kepada masyarakat mengenai cokelat yang sesungguhnya. Lantas, dari mana cokelat sejati itu muncul? Museum ini tidak hanya menjelaskan sejarah dan latar belakang cokelat, melainkan juga jenis cokelat dan cara pembuatan serta pengolahan yang tepat. Cokelat yang paling sehat adalah yang mengandung massa kakao paling tinggi, seperti cokelat hitam. Cokelat susu dan putih memiliki nutrisi lebih rendah, sedangkan cokelat compound sama sekali tidak sehat. Ia menuturkan sebagian besar orang Indonesia tidak tahu jenis kakao. Persepsi yang salah soal cokelat semakin kuat ketika mereka berpikir cokelat rasanya manis dan cokelat diberi nama cokelat karena warnanya yang coklat. Menurut Tri, petani kakao di Indonesia memilih untuk mengganti pohon kakao dengan tanaman lain karena sering dianggap tidak menguntungkan. Cokelat yang dihasilkan dari biji kakao kurang berkualitas.

“Padahal itu karena pengolahan biji kakao menjadi cokelat yang tidak tepat,” ucapnya.

Salah Persepsi Mengolah Cokelat
Tri bercerita, kebanyakan orang menikmati kakao hanya buahnya saja. Buah dimakan dan bijinya dibuang, padahal biji kakao itulah asal muasal cokelat.

“Kalau pun ada yang mengolah, biasanya hanya dicuci saja bijinya dan berujung pada menghasilkan cokelat berkualitas rendah, karena hanya menjadi bubuk kakao,” tutur Tri.

Ia mengungkapkan, mengolah biji kakao harus melewati proses fermentasi. Caranya, memasukkan biji ke dalam kotak kayu yang bagian pinggirnya berlubang. Setelah itu, biji ditutup dengan daun pisang dan didiamkan selama tujuh hari. Jika proses fermentasi selesai, maka barulah biji kakao dicuci, dibersihkan dari selaput, dan dikeringkan.

“Fungsi fermentasi, mengurangi rasa pahit, meningkatkan rasa cokelat, dan membersihkan selaput putih di biji kakao,” ucap Tri.

Setelah biji kakao kering, proses selanjutnya adalah roasting. Cangkang biji dipisahkan dan bisa dimanfaatkan untuk pupuk. Isi cangkang disebut nibs yang biasa digunakan untuk cokelat. Satu biji nibs mengandung 54 persen cocoa butter. Nibs digiling menjadi kakao liquor yang berbentuk cair. Di sinilah letak perbedaan cokelat dengan kopi. Cokelat dapat meleleh karena mengandung minyak (cocoa butter). Setelah digiling, nibs yang masih cair disimpan di dalam kotak sampai menggumpal dan menjadi kakao massa. Kakao massa digiling kembali menggunakan stone grinder. Alat dari batu dipilih karena tidak akan mempengaruhi rasa cokelat. Kakao massa yang sudah digiling, dipress kembali menjadi kakao butter.

Baca juga : Pengiling Coklat Ini Sangat Rama Lingkungan

“Komposisi kakao butter ditambah kakao massa ditambah gula menjadi cokelat yang siap dikonsumsi,” kata Tri.

Ia mengungkapkan cokelat compound bukan cokelat yang sesungguhnya karena menggunakan bahan ampas dari cokelat butter ditambah gula dan minyak kepala sawit. Persentase komposisi tertingginya pun berupa gula.

Belajar Mencetak dan Mencicipi Cokelat
Museum And Factory Chocolate Monggo didirikan oleh seorang Belgia bernama Thierry Detournay. Sejak 2005, ia berjualan cokelat yang diberi merek Monggo. Di atas lahan seluas tiga hektare di Sribitan, Bangunjiwo, Bantul ini museum, pabrik, show room, dan kafe cokelat Monggo berdiri. Untuk mencapai lokasi ini tidak sulit, cukup masuk dari Desa Wisata Kasongan menuju ke barat dan memakan waktu sekitar 10 menit. Untuk masuk ke museum ini sebenarnya gratis. Pengunjung membayar tiket Rp 10.000 dan mendapatkan voucher belanja di show room dengan nominal yang sama. Tidak hanya berkunjung ke museum ditemani pemandu, pengunjung juga bisa memilih paket aktivitas. Ada dua paket aktivitas yang ditawarkan, yakni creating experiece dan tasting experience. Creating experience adalah praktik mencetak cokelat. Paket ini dibanderol harga Rp 200.000 untuk 20 keping cokelat dan maksimal diikuti 10 orang. Apabila lebih dari 10 orang, maka setiap orang dikenakan biaya tambahan Rp 20.000. Untuk paket tasting experience, per orang harus membayar Rp 50.000. Mereka bisa mencicipi beragam jenis cokelat dari awal sampai proses akhir. Museum ini buka setiap hari kerja mulai pukul 09.00 sampai 17.00 WIB dan akhir pekan mulai pukul 09.00 sampai 19.00 WIB.

Pengiling Coklat Ini Sangat Rama Lingkungan

Pengiling Coklat Ini Sangat Rama Lingkungan

Chocolateblog.net – Bagi pecinta cokelat, mereka seharusnya sangat senang menemukan cokelat yang belum pernah mereka makan sebelumnya. Cokelat adalah salah satu makanan yang sangat populer di kalangan masyarakat. Baik dalam bentuk cokelat batangan atau diolah dalam berbagai bentuk dan makanan. Cokelat tampaknya menjadi makanan yang tidak pernah membosankan.

Berbagai olahan berbahan dasar cokelat juga banyak ditemui. Mulai dari roti, es cokelat, kue, es krim dan masih banyak lagi. Cokelat terbaik dan terenak bisa kamu temukan di bebreapa negara di dunia seperti Belgia, Swiss, Jerman, Amerika Serikat dan Perancis.

Di negara tersebut memiliki pabrik terbaik sehingga menghasilkan cokelat terbaik pula. Dengan proses yang canggih dan modern tak heran jika negara tersebut menjadi penghasil cokelat terbaik. Namun ternyata tak semua cokelat lezat diproduksi dengan cara canggih, lho.

Dilansir dari Reuters oleh Chocolateblog.net, Senin (25/3/2019), di kawasan Pesisir Afrika terdapat pabrik yang menggunakan alat sederhana untuk menggiling biji-biji cokelat. Pesisir Afrika tepatnya di Core D’lviore ini menggunakan alat yang ramah terhadap lingkungan dan bisa menghemat energi bumi.

Baca juga : Ungkap Kepribadian Kamu Dari Coklat

Penggiling Cokelat yang Ramah Lingkungan
Dalam video yang diunggah di media sosial Twitter oleh Reuters Top News ini, menampilkan sebuah pabrik cokelat yang menggunakan alat penggiling cokelat yang sederhana. Cara ini diklaim sebagai cara yang dapat menciptakan environmentally-friendly.

Seorang desainer cokelat, Dana Mroueh, yang diwawancara dalam video tersebut mengatakan bahwa mereka ingin meminimalisir dampak terhadap lingkungan dengan menggunakan seminimal mungkin tenaga listik dalam proses. Untuk bisa memproduksi kokoa di pabrik tersebut terdapat dua alat yang membantu.

Kandungan Coklat Organik yang Baik Bagi Tubuh
Mengonsumsi cokelat organik juga bisa menjaga kesehatan tubuh manusia. Dana Mroueh menambahkan bahwa mengonsumsi kakao atau cokelat organik dapat memberikan manfaat. Seperti antioksidan dan beberapa nutrisi yang terkandung berbeda dengan cokelat yang mengandung banyak gula.

Walaupun bermanfaat, ia mengaku cukup sulit mencari kakao di kawasan Pesisir Afrika. Maka dari itu membuat cokelat organik lebih susah dan mahal.

Ungkap Kepribadian Kamu Dari Coklat

Ungkap Kepribadian Kamu Dari Coklat

Chocolateblog.net – Coklat jenis apa yang kalian sukai coklat susu coklat biasa atau coklat hitam. Taukah kalian dari melihat coklat kesukaan anda bisa mengetahui kepribadian anda. Berikut chocolateblog.net akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Cokelat menjadi makanan yang paling digemari orang-orang dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak kecil bahkan sampai orangtua. Selain rasanya yang lezat, cokelat juga dinilai bisa mengungkapkan kepribadian seseorang.

Mulai dari kepribadian yang kerap galau, senang sampai Link Alternatif Sbobet kepribadian pemimpin. Nah, kira-kira cokelat mana yang menujukkan kepribadian kamu?

Cokelat susu
Bagi kamu penyuka cokelat susu, kamu memliki kepribadian yang ramah dan selalu riang. Selain itu, kamu juga mampu menghadapi situasi, bukan tipe orang yang panik. Beruntungnya bagi seseorang yang mempunyai pasangan penyuka Cokelat Susu. kamu cukup memberikan hal-hal sederhana, penyuka cokelat susu pun akan menyukainya.

Cokelat hitam
Cokelat jenis ini dinilai sangat baik untuk meningkatkan mood seseorang. Cokelat hitam memiliki kandungan lebih dari 70 persen kakao. Dan bagi kamu penyuka cokelat ini mempunyai kepribadian yang dewasa dari yang lain. Selain itu, mereka penyuka cokelat ini sangat menjaga teman-temannya

baca juga : ungkap-kepribadian-kamu-dari-coklat

Cokelat putih
Berbeda dengan cokelat hitam, penyuka cokelat putih ialah tipe orang yang berani dan memiliki pandangan berbeda dengan yang lainnya. Hal itu terlihat saat mereka memberikan keputusan atau debat.

Cokelat panas
Penyuka cokelat panas merupakan tipe orang yang sangat sayang dengan diri sendiri. Yap, bukan tipe kepribadian ini kerap malas-malasan di tempat tidur, apalagi saat libur tiba. Mereka akan rela tidur berlama-lama di kasur ketimbang keluar rumah.

Cokelat mint
Mungkin penyuka cokelat mint hampir sama dengan mereka penyuka cokelat putih. Pasalnya, mereka adalah tipe orang dengan konsisten saat mengeluarkan pendapat. Mereka juga memiliki sudut pandang berbeda dengan yang lain. Nah, itu adalah beberapa kepribadian yang bisa dilihat dari cokelat favorit. Kira-kira kamu tipe seperti apa?

Kalau kamu lagi ingin menikmati cokelat, coba saja liat promo Tokopedia. Pasalnya, Khusus produk Chocolatos Drink Minuman coklat (1 renceng isi 20 pcs), kamu bakal berkesempatan dapat cashback 5% hingga 300.000 loh!

Berkunjung Ke Kebun Coklat 335jt

Berkunjung Ke Kebun Coklat 335jt

Chocolateblog.net – Sebuah perusahaan pariwisata membuat layanan yang mengeksplorasi kebun coklat termahal di dunia dengan tarif USD 25 ribu atau USD 355 juta (USD 1 = Rp. 14.232) Tentu saja, pengunjung juga berkesempatan mencoba cokelat. Seperti dilansir Forbes, tur mewah tujuh malam Brown + Hudson ini akan membawa pengunjung ke jantung Ekuador, yang menjadi asal cokelat pertama di dunia.

Brown + Hudson bermitra dengan To’ak, perusahaan cokelat mewah asal Ekuador. Perusahaan itu terkenal membuat cokelat mewah dengan cokelat Nacional berharga tinggi. Cokelat To’ak seberat 50 gram saja dijual USD 375 (Rp 5,3 juta).

Nama tur ini adalah Heart of Darkness: The Untold Story of Chocolate dan lokasi kebun cokelat berada di Ja-Coaque Forest Reserve. Co-founder To’ak, Jerry Toth, akan turut mendampingi.

Untuk akomodasi, pihak panitia menyiapkan beberapa pilihan mewat seperti hotel Illa Experience, rumah penginapan hutan Casa Simpson, dan Las Tanusas di tepi laut. Pesawat charter pun disiapkan di Quito, ibu kota Ekuador.

Peserta tur yang dibatasi sebanyak 12 orang juga akan diajak ke situs arkeologis untuk mengetahui sejarah kakao, dan menyaksikan upaya konservasi varietas kakao berharga tinggi.

“Di To’ak, passion kamu jauh melewati membuat cokelat kualitas tinggi. Kami sangat peduli dengan preservasi pohon kakao langka Nacional, dan untuk pertama kalinya, kami mengundang dunia untuk menjadi bagian legacy kita dalam menyaksikan langsung usaha-usaha konsevasi kami dan menjelajah kedalaman budaya dan kuliner dari cokelat,” ucap CEO To’ak James Le Compte.

Kenapa Hari Valentine Identik dengan Cokelat?
Hari Kasih Sayang atau Valentine diperingati tiap tanggal 14 Februari. Ada beberapa hal yang sangat identik dengan Hari Valentine, salah satunya adalah cokelat.

Bisa dibilang, selama ini cokelat menjadi salah satu hadiah penting yang bisa diberikan kepada kekasih atau orang-orang tercinta di hari penuh kasih sayang tersebut. Mungkin banyak yang ingin tahu kenapa cokelat identik dengan Hari Valentine. Lalu apa penyebabnya?

Dilansir dari laman santabarbarachocolate.com, cokelat adalah simbol dari kasih sayang, cinta yang mendalam, sensualitas, ketenangan, kenyamanan dan gairah. Inilah yang membuat cokelat menjadi salah satu hadiah penting yang bisa diberikan ke orang tercinta sebagai ungkapan rasa kasih sayang.

Baca juga : Alasan Kenapa Harus Rutin Mengkonsumsi Cokelat

Sementara, menurut Smithsonian, diceritakan kalau cokelat merupakan makanan lambang kasih sayang atau cinta. Cokelat disebutkan sebagai barang mahal, mewah dan hanya diperuntukkan bagi suku elit kelas atas Maya dan Aztec. Pada masa suku elit Maya dan Aztec, mereka membuat makanan dan minuman yang terbuat dari biji kakao, tepung maizena, vanila, madu dan cabai.

Banyak orang percaya jika makanan ini punya manfaat mengagumkan untuk kesehatan. Tidak sedikit pula yang percaya jika makanan tersebut adalah yang kini kita sebut sebagai cokelat

Pada 1600, kenikmatan cokelat sudah menyebar luas ke seluruh Eropa. Banyak rumah cokelat yang berdiri. Cokelat dipercaya sangat bermanfaat bagi kesehatan, menenangkan pikiran dan memiliki daya tarik tersendiri. Cokelat juga dipercaya bisa meningkatkan gairah dan sensualitas seseorang.

Tak hanya menyebar ke seluruh Eropa, cokelat juga menyebar ke seluruh negara di dunia. Cokelat menjadi makanan berharga di perayaan Hari Valentine mengingat di zaman itu gula masih menjadi makanan yang lebih mewah dan mahal. Tentang Hari Valentine, sebenarnya ini ditujukan untuk menghormati martir Katolik bernama Valentine.

Namun, peringatan Hari Valentine semakin populer tak hanya sebagai hari penghormatan terhadap Valentine, tetapi menjadi hari kasih sayang yang identik dengan libur musim semi. Hari Kasih Sayang ini juga dianggap jadi momen yang tepat untuk memberikan hadiah pada orang tercinta.

Tak hanya cokelat, hadiah lain yang juga bisa diberikan pada orang tercinta di Hari Valentineadalah puisi, bunga maupun benda lain yang memiliki makna romantisme dan menciptakan kebahagiaan.

Cara Membuat Cokelat dari Bubuk Kakao

Cara Membuat Cokelat dari Bubuk Kakao

chocolateblog.net – Cara Membuat Cokelat dari Bubuk Kakao, Untuk menikmati Coklat saat ini anda bisa mendapatkannnya dengan mudah di Toko coklat bahkan di Super market. Akan tetapi kadang, cokelat batangan yang dijual di pasaran terasa kurang pas di lidah, terlalu manis, atau terlalu pahit. Dengan membuat cokelat sendiri, Anda bisa mengatur takaran bahan-bahannya sehingga sesuai dengan selera.

Untuk membuat cokelat dari bubuk kakao, Anda bisa mencoba resep di bawah ini.

Baca juga : Mitos Kegunaan Cokelat

Bahan:

  • 2 sendok makan bubuk kakao
  • 1 sampai 1½ sendok makan tepung maizena
  • Gula secukupnya
  • Susu cair secukupnya

Cara Membuat:

  1. Campurkan bubuk kakao, tepung maizena, dan gula pasir, aduk rata.
  2. Tuang susu cair pada campuran bahan tersebut, aduk kembali hingga benar-benar tercampur.
  3. Masak di atas api kecil sambil di terus sampai adonan cokelat mulai mengeras dan menghitam, tapi jangan sampai gosong.
  4. Ambil cetakan cokelat dengan bentuk yang diinginkan, tuang cokelat yang sudah dimasak ke dalam cetakan.
  5. Tunggu sampai dingin, masukkan cokelat ke dalam freezer hingga mengeras.
  6. Cokelat siap dinikmati kapan saja.
  7. Cokelat bisa dipindahkan ke dalam toples atau tetap disimpan di dalam freezer supaya lebih awet.

Tips:

  • Jangan menggunakan terlalu banyak bubuk kakao, karena akan membuat cokelat terlalu pahit.
  • Gunakan tepung maizena sedikit saja, karena jika terlalu banyak, cokelat akan sulit mengeras.
  • Tambahkan topping atau hiasan di atas cokelat sebelum cokelat benar-benar mengeras.
  • Anda juga bisa menambahkan pewarna makanan supaya cokelat lebih menarik.
Asal Usul Cokelat

Asal Usul Cokelat

chocolateblog.net – Asal Usul Cokelat, Selain bunga ataupun perhiasan, cokelat batangan adalah hadiah yang paling banyak dipilih oleh para wanita loh. Dari bentuk, corak , dan rasanya yang beraneka ragam sering digunakan untuk mewakili ungkapan perasaan cinta, perhatian, terima kasih dan simpati.

Agar lebih bisa memaknai cokelat, ayo kita ketahui asal usul coklat.

Sejarah cokelat, yang diolah dari tumbuhan kakao (Theobroma cacao), berawal dari daerah Amazon Utara hingga ke Amerika Tengah. Pada mulanya, hanya selaput putih pada biji kakaolah yang dimanfaatkan sebagai pemanis minuman beralkohol, seperti ditemukan pada situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras, yang berdiri pada 1.100-1.400 tahun SM.

Baca juga : Resep Brownies Cokelat Kukus

Pengolahan biji kakao menjadi minuman dilakukan pertama kali oleh suku Maya pada tahun 400 SM, yang dibuktikan dari penemuan residu cokelat pada perabot tembikar yang digunakan oleh suku Maya Kuno di Río Azul, Guatemala Utara. Mereka menyebut pohon kakao dengan “kakawa”. Buahnya dimakan dan dijadikan minuman xocolātl, yang artinya “minuman pahit”.

Bagi suku Maya, minuman cokelat merupakan simbol kemakmuran. Biji kakao dipanggang, ditumbuk, kemudian dicampur dengan air dingin. Sebelum diminum, cokelat dikocok hingga berbusa dan ditaburi rempah. Sedangkan bagi suku Aztec, biji kakao merupakan theobroma atau “makanan para dewa”, digunakan dalam upacara keagamaan, sebagai hadiah, dan mata uang.

Seorang penjelajah asal Spanyol, yang mencicipi minuman cokelat yang diberikan oleh suku Aztec di Meksiko, kemudian membawa biji kakao ke Spanyol dan menjadi minuman yang sangat populer di lingkungan istana. Untuk menghilangkan rasa pahitnya, orang Spanyol menambah gula ke dalam minuman cokelat.

Dari Spanyol, kemasyhuran kakao merambah ke seluruh Eropa. Sepanjang abad ke-17, cokelat menjadi minuman populer di kalangan bangsawan Eropa. Pada abad ke-18, Spanyol menguasai perdagangan kakao dengan membuka perkebunan yang disebut sebagai “emas berwarna coklat”.

Kurang lebih 100 tahun sesudah kedatangannya di Eropa, cokelat menjadi makanan yang terkenal di London. Masyarakat Inggris bahkan mendirikan “rumah cokelat” untuk menyimpan persediaan cokelat pada tahun 1657. Bangsa Inggris jugalah yang pertama kali membuat es cokelat.

Orang Eropa meracik meracik cokelat dengan mengikuti kebiasaan suku Maya dan Aztec. Biji kakao difermentasikan, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Namun, pada tahun 1847, orang Eropa menemukan cokelat padat dengan menambahkan gula.

Kakao diproses dengan teknik yang lebih rumit, yaitu terdiri dari:

  • Dutched, yaitu proses mengemulsikan bubuk cokelat supaya lebih mudah tercampur dengan air.
  • Defatted, yaitu mengurangi lemak kakao.
  • Conched, yaitu menggiling cairan kakao dalam gentong khusus.
  • Milk chocolate,yaitu mencampur kakao dengan susu.

Pada pertengahan abad ke-19, bangsa Swiss mulai mengembangkan cokelat batangan, makanan yang unik karena dapat mencair di mulut. Hingga kini, Swiss dikenal sebagai negara penghasil cokelat terbaik di dunia.

Mitos Kegunaan Cokelat

Mitos Kegunaan Cokelat

chocolateblog.net – Mitos Kegunaan Cokelat, Cokelat sering sekali digunakan sebagai hadiah untuk pasangan atau orang yang kita kasihi sebagai hadiah untuk mengungkapkan perhatian dan kasih. Selain rasanya yang enak dan beraneka ragam.

Ternyata cokelat memiliki beragam mitos. Meskipun belum terbukti, tapi cokelat sedari lama sudah dipercayai memiliki kegunaan, di balik ketenaran cokelat batangan, banyak mitos yang beredar yang tidak terbukti kebenarannya.

1. Mengandung Kolesterol Jahat

Lemak pada kakao berasal dari cocoa butter, yang terdiri dari tiga jenis. Salah satunya adalah asam oleat yang baik bagi jantung. Meskipun mengandung asam palmitat yang dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL), asam lemak utama pada cokelat adalah asam stearat yang memiliki efek netral pada kolesterol, LDL, atau HDL. Cokelat juga mengandung flavonoid yang menghasilkan kolesterol baik lebih banyak daripada kolesterol jahat.

Baca juga : Asal Usul Cokelat

2. Penderita Diabetes Dilarang Makan Cokelat

Kesalahan mitos ini adalah, bukan cokelatnya yang berbahaya bagi para penderita diabetes, melainkan kandungan gulanya. Cokelat justru mengandung flavanoid yang baik bagi penderita diabetes tipe 2. Semakin rendah kadar campuran gula dari cokelat, semakin aman dia dikonsumsi penderita diabetes.

3. Mengandung Kafein Tinggi

Cokelat dengan warna lebih gelap memang mengandung kafein, tetapi tidak tinggi. Dalam setiap ons cokelat hitam terdapat 22,4 mg kafein. Bandingkan dengan secangkir kopi yang mengandung kafein sebanyak 142,5 mg. Jauh lebih rendah bukan?

4. Menyebabkan Stress

Mitos ini juga tidak terbukti kebenarannya, bahkan fakta membuktikan sebaliknya. Mengonsumsi cokelat justru terbukti bisa menekan hormon stres dalam tubuh, karena cokelat mengandung polifenol dan triptofan yang dapat meningkatkan suasana hati.

5. Tidak Bergizi

Tidak benar kalau dikatakan cokelat tidak bergizi sama sekali. Cokelat hitam mengandung antioksidan hitam yang setara dengan 2¾ cangkir teh hijau, 1 gelas anggur merah, atau ¾ cangkir blueberry. Cokelat juga kaya akan serat dan mineral penting, seperti zat besi yang mampu memenuhi 19% dari kebutuhan harian, protein, magnesium, fosfor, tembaga, mangan.

6. Membuat Gigi Rusak

Sebetulnya, bukan cokelat yang bisa merusak gigi, tapi (lagi-lagi) kandungan gulanya. Penelitian di Universitas Osaka, Jepang, justru membuktikan, biji kakao malah bisa membasmi bakteri di mulut dan mencegah kerusakan gigi. Cokelat juga mengandung cocoa butter dan fluoride yang mampu melindungi gigi.

7. Menyebabkan Hiperaktif

Penelitian menunjukkan, tidak ada hubungan antara memakan cokelat dengan sifat hiperaktif pada anak, karena hiperaktif lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan.

8. Menyebabkan Jerawat

Dari 21 penelitian tentang jerawat, tidak ada satu pun yang membuktikan bahwa cokelat menyebabkan munculnya jerawat. Journal of American Medical Association juga menyimpulkan, makan cokelat dalam jumlah banyak belum terbukti secara klinis memperparah timbulnya jerawat.

9. Membuat Gemuk

Meski cokelat memang mengandung lemak, tidak semuanya berkadar tinggi. Pilihlah cokelat hitam karena lebih sehat dan kandungan lemaknya lebih sedikit. Cokelat juga mengandung beberapa lemak sehat dalam mentega kakao atau cocoa butter, juga epicatechin yang bisa meningkatkan metabolisme pembakaran kalori.

10. Cokelat yang Baik Mengandung 70% Kakao

Semakin gelap warna cokelat berarti semakin banyak kandungan kakaonya dan semakin tinggi pula kandungan antioksidannya. Namun penelitian menunjukkan, 60% kandungan kakao di dalam cokelat sudah cukup untuk menstabilkan tekanan darah dalam jangka pendek. Jadi tidak perlu sampai 70%.

Jenis Cokelat untuk Membuat Kue

Jenis Cokelat untuk Membuat Kue

chocolateblog.net – Jenis Cokelat untuk Membuat Kue, Hampir semua orang menyukai kue dengan rasa cokelat. Namun, sudah tahukah Anda bahwa cokelat yang biasa digunakan untuk membuat kue ada banyak jenisnya?

  • Cokelat Premium

Cokelat premium mengandung 50%-70% cokelat padat, dengan kandungan gula, minyak nabati, dan kalori yang lebih rendah dibandingkan jenis lainnya.

  • Couverture

Couverture, merupakan jenis cokelat terbaik yang mengandung Agen Joker123 mentega kakao atau cocoa butter. Cokelat ini dijual dalam bentuk bittersweet, semisweet, putih, atau cokelat susu. Couverture sangat baik untuk digunakan sebagai bahan celupan karena sangat cair ketika meleleh, sehingga biasa disebut juga chocolate coating.

Baca juga : Cara Membuat Cokelat dari Bubuk Kakao

  • Cokelat Hitam

Cokelat hitam atau dark chocolate memiliki warna lebih gelap, rasa lebih pekat, dan lebih banyak mengandung bahan kimia yang baik bagi kesehatan. Dark chocolate dibuat dari cokelat cair, bubuk cokelat, serta lemak cokelat, tanpa susu.

  • Semisweet Chocolate

Semisweet Chocolate atau dikenal juga dengan nama dark cooking chocolate merupakan salah satu jenis cokelat hitam dengan tambahan mentega kakao dan gula. Sesuai namanya, semisweet memiliki rasa sedikit manis dan biasanya dipakai sebagai bahan dessert.

  • Sweet Chocolate

Sweet chocolate hampir sama dengan semisweet chocolate, namun lebih banyak mengandung gula dan biasanya digunakan untuk menghias kue.

  • Cokelat Pahit

Cokelat pahit atau baking chocolate merupakan bahan baku untuk membuat cokelat masak, berbentuk batangan dan tidak mengandung gula. Cokelat jenis ini juga sering digunakan dalam membuat kue dan karena tidak mengandung gula, aman bagi penderita diabetes.

  • Cokelat Masak

Cokelat masak chocolate compound terbuat dari cokelat pahit, gula, susu, essence, lesitin, digunakan sebagai bahan pembuat kue.

  • Pasta Cokelat

Pasta cokelat dibuat dari ekstrak coklat yang bentuknya cairan kental. Pasta inilah yang sering digunakan untuk memberikan aroma pada cake, kue, pudding, atau minuman.

  • Cocoa Butter

Cocoa Butter berbentuk pasta kental, dan dibuat dari 50% lemak cokelat yang ditambah gula, perasa, dan pengental. Cocoa butter sering digunakan untuk membuat es krim dan dessert.

  • Meises

Meises atau rice chocolate dibuat dari bubur cokelat padat atau cokelat murni, lemak coklat, susu, gula, essence, lesitin, dan minyak goreng. Meises berbentuk seperti beras, ada yang berwarna cokelat saja, ada juga yange berwarna-warnti, biasa digunakan sebagai taburan roti atau kue.

  • Cokelat Putih

Sebenarnya, cokelat putih atau white chocolate bukan coklat, karena tidak mengandung kakao sedikit pun. White chocolate dibuat dari campuran minyak cokelat, susu, gula, lesitin, dan vanili. Cokelat putih yang tidak mengandung minyak cokelat disebut sebagai coating.

  • Cokelat Susu

Cokelat susu atau milk chocolate dibuat dari, 25% kakao, 12% susu, dan gula. Cokelat susu memiliki rasa yang manis dan lembut, namun kandungan antioksidannya sangat rendah.

Demikianlah seluk beluk cokelat, si manis yang digemari banyak orang. Dengan mengetahui jenis-jenis cokelat dan cara membuat cokelat yang ternyata tak terlalu rumit, kini Anda bisa mulai berkreasi menciptakan cokelat dengan aneka warna, bentuk, dan rasa untuk dinikmati sendiri maupun diberikan kepada orang-orang tercinta.

Resep Brownies Cokelat Kukus

Resep Brownies Cokelat Kukus

chocolateblog.net – Resep Brownies Cokelat Kukus, Siapa yang tidak tau kue cokelat yang satu ini, Brownies. Menurut cerita, brownies di temukan oleh salah seorang koki yang lupa memasukan bahan pengembang kue atau baking powder pada resep adonan kue bolu cokelatnya itu. Sehingga alhasil setelah kue bolu tersebut berhasil di panggang tidak mengembang seperti bolu pada biasanya.

Baca juga : Jenis Cokelat untuk Membuat Kue

Brownies pertama kali muncul di publik pada tahun 1893, di sebuah pameran bertajuk Columbian Exposition yang di gelar di salah satu kota besar di Amerika, Chicago, illinois.

Bahan-bahan

  • 85 gram tepung terigu
  • 150 gram gula pasir
  • 35 gram coklat bubuk
  • 4 butir telur
  • 120 gram margarin
  • 150 gram dcc (dark cooking chocolate)
  • 1 sdt vanili bubuk
  • 1 sdm sp (cake emulsifier)
  • 1 sdt baking powder
  • 60 ml skm coklat
  • loyang yang sudah di lapisi kertas minyak dan dilolesi margarin dan ditaburi tepung

Mulai Membuat

  1. Siapkan air yng sudah mendidih untuk proses Tim pada margarin dan coklat dcc (coklat blok) Cairkan Margarin & Coklat blok (jangan sampai mendidih). Setelah mencair Angkat adonan & Dinginkan sebentar.
  2. Kocok Telur, Gula pasir, Sp, Vanili bubuk, Mixer mulai dengan kecepatan rendah, Tingkatkan kecepatan Mixer sampai adonan Mengembang & berwarna Putih
  3. Masukkan Baking powder kedalam mangkuk, masukkan Tepung terigu, masukkan Coklat bubuk, Aduk hingga merata
  4. Adonan Mixer sudah berwarna putih & Mengembang, turunkan kecepatan Mixer. Masukkan campuran Tepung, Baking powder & Cok bubuk, sdikit demi sdikit smpai smua tercampur. Matikan Mixer. Aduk adonan hingga merata memakai sudip/spatula. Masukkan Coklat yg sudah dicairkan dgn Margarin, Aduk merata.
  5. Ambil beberapa Adonan untuk membuat #Lapisan dalam tengah Brownies. Masukkan 60 ml skm coklat, Aduk hingga merata. Masukkan Separuh adonan kedalam Loyang, ratakan. Kukus selama 10 menit dgn Api sedang. Setelah 10 menit Angkat adonan. Masukkan Adonan yg sudah dicampur dgn skm coklat. Kukus lagi selama 10 menit. Setelah 10 menit, Angkat adoanan. Masukkan sisa Adonan. Ratakan. Kukus selama 30 menit. Setelah 30 menit, Brownies Kukus sudah matang.
  6. Biarkan dingin dulu baru dilepas dari loyang
1 2