Beberapa Manfaat Cokelat untuk Tubuh

Beberapa Manfaat Cokelat untuk Tubuh

Chocolateblog.net – Makanan yang satu ini memiliki berbagai macam bentuk dan sangat mudah ditemui. Rasa lezat dari cokelat juga sudah tidak perlu diragukan lagi. Ternyata dibalik kelezatan cokelat, makanan yang satu ini juga dipercaya memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Penasaran apa saja manfaat cokelat untuk tubuh? Simak jawabannya dalam artikel ini!

Kandungan Cokelat

Cokelat merupakan makanan atau minuman olahan yang berasal dari biji kakao. Cokelat mengandung lemak tak jenuh berupa asam oleat dan juga senyawa lainnya seperti katekin (flavonoid), kafein, alkaloid berupa theobromine dan phenethylamine. Cokelat juga memiliki kandungan mineral seperti natrium, kalium, kalsium, magnesium, serta zat besi. Sedangkan vitamin yang terkandung di dalam cokelat adalah vitamin A dan sedikit kandungan vitamin B12.

Manfaat Cokelat untuk Tubuh

Sebagai makanan yang sudah ada sejak zaman dahulu kala dan sudah menyebar di seluruh dunia, tidak heran banyak orang yang menaruh rasa penasaran pada cokelat. Maka dari itu, sudah banyak sekali penelitian yang dilakukan untuk dapat mengetahui manfaat cokelat. Berikut adalah berbagai manfaat cokelat yang perlu Anda ketahui!

1. Mengatur kadar kolesterol

Manfaat cokelat yang pertama adalah dipercaya dapat mengatur kadar kolesterol. Cokelat yang mengandung antioksidan polifenol dalam bentuk flavonoid ini dipercaya dapat menurunkan jumlah kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu, cokelat juga dipercaya dapat meningkatkan jumlah kolesterol jahat. Maka dari itu, cokelat disebut dapat mengntrol kadar kolesterol.

2. Menurunkan tekanan darah

Manfaat cokelat yang kedua adalah menurunkan tekanan darah. Antioksidan yang terkandung dalam cokelat mampu untuk merangsang terbentuknya nitrat oksida dalam tubuh. Senyawa yang satu ini memiliki peran yang sangat penting dalam hal mencegah penyumbatan pembuluh darah. Tekanan darah pun akan tetap normal.

3. Mencegah diabetes

Khasiat cokelat selanjutnya adalah dapat mencegah diabetes. Penyebab diabetes adalah adanya gangguan pada kerja hormon insulin. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, dark chocolate yang dikonsumsi secara rutin dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Jika sensitivitas insulin meningkat maka kadar gula darah pun akan menjadi normal.

4. Menjaga kesehatan jantung

Khasiat cokelat lainnya adalah menjaga kesehatan jantung. Manfaat cokelat yang mampun untuk melancarkan aliran darah dan juga menurunkan kolesterol jahat adalah salah satu alasannya. Jika sistem peredaran darah berjalan dengan baik dan kadar kolesterol juga normal, maka risiko seseorang untuk terkenal penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan juga stroke juga akan berkurang.

5. Baik untuk turunkan berat badan

Siapa bilang cokelat penyebab naiknya berat badan? Cokelat jenis tertentu justru dapat membantu Anda untuk menurunkan berat badan. Cokelat diserap oleh tubuh dalam waktu yang lama sehingga akan memberikan efek kenyang yang juga lebih lama. Jadi jika Anda sedang menurunkan berat badan, tidak perlu takut untuk konsumsi cokelat!

Tentunya bukan cokelat sembarangan yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan berat badan. Pilihlah cokelat yang tidak memiliki kandungan gula dan susu agar kandungan kalorinya tetap terjaga.

Baca Juga : Dampak Dari Memakan Cokelat Saat Sarapan

6. Membantu memulihkan otot

Manfaat cokelat yang tidak boleh dilewatkan selanjutnya adalah membantu pemulihan otot lebih cepat. Setelah latihan, otot membutuhkan waktu untuk pemulihan sebelum dapat dilatih kembali. Cokelat dipercaya dapat memulihkan otot dengan lebih cepat sehingga sangat cocok dikonsumsi oleh atlet atau Anda yang sedang melalukan latihan intensif untuk membantuk tubuh.

7. Menjaga saluran pencernaan

Banyak orang yang beranggapan bahwa seseorang yang memiliki gangguan pencernaan seperti penyakit asam lambung sebaiknya menghindari cokelat. Namun di sisi lain, cokelat juga memiliki manfaat untuk pencernaan. Cokelat memiliki kandungan probiotik yang baik untuk menjaga sistem pencernaan agar dapat bekerja dengan baik.

8. Melindungi kulit

Khasiat cokelat juga dapat dirasakan bagi kesehatan kulit. Cokelat yang memiliki kandungan antioksidan tinggi dipercaya dapat melindungi kulit dari sinar UV. Cokelat juga melancarkan aliran darah ke kulit sehingga kulit pun lebih sehat dan tentunya terlihat lebih cantik.

9. Mencegah penuaan dini

Mencegah penuaan juga dipercaya sebagai salah satu khasiat cokelat jika dikonsumsi secara rutin. Sebelumnya sudah disebutkan bahwa cokelat mampu untuk menjaga kesehatan kulit. Cokelat juga mengandung antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas, salah satu pemicu penuaan dini. Wajar saja jika cokelat dipercaya dapat membuat Anda tetap awet muda.

10. Membuat bahagia

Manfaat cokelat untuk membantu memperbaiki mood memang sudah banyak menjadi pembahasan. Kandungan senyawa dalam cokelat dapat meningkatkan hormon dopamin dan serotonin dalan otak. Kedua hormon ini memiliki peran memberikan rasa senang dan nyaman.

Jadi manfaat cokelat yang dapat meningkatkan mood dan membuat seseorang lebih bahagia memang ada benarnya dan bukan merupakan mitos. Namun efek ini juga bisa berbeda pada setiap orang.

Cokelat Putih Dapat Menurunkan Hipertensi dan Kolesterol

Cokelat Putih Dapat Menurunkan Hipertensi dan Kolesterol

Chocolateblog.net – Bagi kebanyakan orang tentunya cokelat hanyalah memiliki satu warna saja. Padahal, ada cokelat dengan warna putih. Rasanya juga tak kalah nikmat dibandingkan cokelat konvensional. Bahkan, karena ada kandungan gula, susu, serta cacao butter, rasanya cenderung lebih manis dibandingkan dengan cokelat pada umumnya.

Cokelat putih bisa menurunkan tekanan darah dan kolesterol

Pakar kesehatan menyebut cokelat putih bisa menurunkan tekanan darah. Makanan ini pun sangat direkomendasikan bagi penderita hipertensi meskipun tentu saja porsinya sebaiknya harus tepat dan tidak sembarangan. Di dalam cokelat putih ternyata terdapat kandungan linoleic acid yang bisa membuat jantung memompa darah dengan lebih baik. Hal ini akan berpengaruh besar pada semakin lancarnya sirkulasi darah yang berujung pada menurunnya tekanan darah.

Cokelat putih jika dikonsumsi dengan teratur juga bisa membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol darah, tepatnya dalam hal menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik. Hal ini akan berimbas pada semakin membaiknya fungsi jantung sekaligus menekan risiko terkena penyakit jantung.

Manfaat lain dari mengonsumsi cokelat putih, Selain menyehatkan jantung dan pembuluh darah karena mampu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, pakar kesehatan menyebut ada banyak sekali manfaat kesehatan lainnya dari cokelat putih.

Berikut adalah manfaat-manfaat kesehatan tersebut.

1. Baik bagi kesehatan otot dan tulang

Di dalam cokelat putih terdapat kandungan susu yang tinggi kadar kalsium. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi 100 gram cokelat putih, kita sudah mendapatkan 169 miligram kalsium. Bagi anak-anak, tambahan asupan kalsium ini akan membantu perkembangan tubuhnya. Sementara itu, bagi orang dewasa, asupan kalsium ini akan membantu menjaga kesehatan dan kekuatan tulang dan gigi, memperbaiki kinerja otot, saraf, serta jantung. Mengonsumsi cokelat putih juga bisa mencegah datangnya masalah osteoporosis atau pengeroposan tulang.

2. Tinggi kandungan antioksidan

Sebagaimana cokelat pada umumnya, cokelat putih juga tinggi kandungan antioksidan, khususnya yang berjenis flavonoid. Pakar kesehatan menyebut antioksidan mampu memberikan segudang manfaat kesehatan bagi tubuh seperti mencegah paparan buruk radikal bebas perusak sel-sel sehat dan penyebab penyakit, menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, mencegah kanker, dan membantu mengendalikan tekanan darah.

3. Mencegah asam urat

Sebagaimana kita ketahui, penyakit asam urat bisa memicu peradangan, pembengkakan, dan rasa nyeri luar biasa pada persendian. Hal ini dipicu oleh menumpuknya kristal asam urat akibat konsumsi makanan tinggi purin yang berlebihan.

Baca Juga : Kebun Cokelat Termahal di Dunia

Beruntung, kandungan di dalam cokelat putih, yakni antioksidan, mampu membantu memecah kristal asam urat ini dan membantu proses peluruhannya dari dalam tubuh. Hal ini tentu akan mencegah penumpukan asam urat di persendian dengan efektif.

4. Mencegah kanker payudara

Kandungan polifenol yang ada di dalam cokelat putih akan berperan sebagai antioksidan, tepatnya dalam hal melawan pertumbuhan sel kanker payudara. Dengan rutin mengonsumsi camilan ini, maka risiko terkena kanker payudara yang mematikan bisa ditekan.

5. Membuat kualitas tidur semakin membaik

Jika kita mengalami masalah susah atau kurang tidur, cobalah untuk mengonsumsi cokelat putih demi mengatasinya. Di dalam cokelat putih terdapat kandungan dopamine yang bisa membantu otak dan tubuh menjadi lebih rileks dan akhirnya membuat kita lebih mudah terlelap.

6. Baik bagi kesehatan otak

Kandungan flavonoid di dalam cokelat putih mampu membuat aliran darah ke otak meningkat. Hal ini akan membantu otak berfungsi dengan lebih baik, khususnya dalam hal fungsi memori dan fungsi kognitif. Rutin makan cokelat putih juga bisa mencegah pikun di usia lanjut.

Manfaat Minum Susu Cokelat untuk Penggila Olahraga

Manfaat Minum Susu Cokelat untuk Penggila Olahraga

Chocolateblog.net – Jika Anda berpikir bahwa minuman berenergi dapat membantu mengembalikan tenaga setelah berolahraga, manfaatnya ternyata masih kalah dari susu cokelat.

susu cokelat mampu memperpanjang waktu olahraga hingga Anda benar-benar lelah, meningkatkan pengerahan tenaga, detak jantung. Susu cokelat juga bisa menjaga tingkat asam laktat dalam darah lebih sedikit dari minuman lain. Hal ini diungkapkan dalam sebuah penelitian baru-baru ini.

Mereka yang meminum susu cokelat mampu berolahraga tanpa kelelahan hampir satu menit lebih lama dibandingkan dengan minuman bebas nutrisi. Sementara, dibandingkan dengan minuman berenergi, mereka mampu bertahan 6 menit lebih lama.

Dalam studi yang diterbiktan di European Journal of Clinical Nutrition, tingkat asam laktat dan indikasi pengerahan tenaga para peminum susu cokelat lebih sedikit daripada mereka yang mengonsumsi minuman plasebo.

Menurut Mike Saunders, Direktur Laboratorium KInerja Manusia di James Madison University Virgina, Amerika Serikat, seberapa baik susu cokelat bekerja dibandingkan minuman lain, juga tergantung dari alternatif yang dipertimbangkan.

“Sebagai contoh, air biasa tidak akan efektif dalam mempromosikan pengisian bahan bakar (karena kekurangan karbohidrat), perbaikan otot (karena kekurangan protein), atau rehidrasi (karena kandungan elektrolit yang rendah) dibandingkan susu cokelat yang memiliki ketiganya,” jelas Saunders yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Minuman energi tradisional memiliki karbohidrat dan elektrolit. Namun, biasanya tidak mengandung protein.

“Susu cokelat mengandung karbohidrat, protein, lemak, flavonoid, elektrolit, dan beberapa vitamin yang membuat minuman ini jadi pilihan yang baik untuk memulihkan atlet,” tulis Dr. Amin Salehi-Abargouei dari Shahid Sadoughi University of Medical Sciences, Iran.

Baca Juga : Manfaat Cokelat untuk Kecantikan Kulit Anda

Tergantung Jenis Olahraga

Saunders menambahkan, pilihan minuman terbaik juga tergantung dari individu dan latihan yang mereka lakukan.

“Seseorang yang menyelesaikan joging 20 menit mungkin disarankan untuk minum segelas air setelah berolahraga sehingga mereka tidak merusak tujuan memanajemen berat badan mereka dengan kalori yang tidak perlu,”kata Saunders.

“Tapi seorang pelari jarak jauh yang telah menyelesaikan lari 15 mil yang sulit dan memiliki sesi interval intensitas tinggi untuk melakukannya di pagi berikutnya, bisa mendapatkan manfaat dari minuman seperti susu cokelat.”

Sehingga, Salehi-Abargouei mengatakan, susu cokelat merupakan pilihan yang murah, lezat, dan enak untuk pemulihan dan memberikan efek yang sama atau lebih baik dibandingkan minuman energi komersial.

Manfaat Cokelat untuk Kecantikan Kulit Anda

Manfaat Cokelat untuk Kecantikan Kulit Anda

Chocolateblog.net – Cokelat merupakan camilan manis yang disukai hampir oleh semua kalangan baik yang muda ataupun tua dan juga cokelat bisa mengubah suasana hati kita menjadi lebih baik dan tenang. Ternyata tidak hanya baik untuk tubuh, cokelat juga bermanfaat untuk kecantikan kulit. Menggunakan cokelat sebagai bahan dasar dalam perawatan kulit, bisa membuat wajah terlihat lebih lembut, lembap, dan bersinar.

Anda bisa membuat sendiri masker cokelat di rumah. Bagi Anda yang penasaran apa saja manfaat yang dimiliki cokelat untuk kulit kecantikan atau kulit wajah.

Berikut akan kami bahas beberapa manfaat yang dimiliki cokelat untuk kesehatan kulit anda seperti di bawah ini,

Manfaat cokelat untuk kulit

1. Menghidrasi kulit

Cokelat mengandung antioksidan yang tinggi dan kaya akan vitamin C, sehingga membuat kulit semakin lembap dan terhidrasi dengan baik, Jadi, jika Anda merasakan memiliki kulit yang kering, Anda bisa mencoba perawatan dengan menggunakan cokelat di rumah agar kulit lebih sehat dan glowing.

Baca Juga : Tips Agar Cokelat Tidak Mudah Meleleh

2. Melembapkan kulit

Cokelat mengandung senyawa-senyawa yang dapat membantu melembapkan kulit secara natural. Jika Anda merasa memiliki kulit yang kering dan kusam, cobalah untuk melakukan perawatan kulit menggunakan cokelat.

3. Melindungi kulit dari sinar matahari

Paparan sinar matahari menjadi penyebab munculnya permasalahan kulit seperti jerawat, noda hitam, kerutan, dan lainnya. Cokelat menjadi salah satu bahan alami untuk melindungi wajah dari bahaya paparan sinar matahari. Kandungan antioksidan pada cokelat melindungi kulit Anda dari radikal bebas.

4. Membersihkan dan mendetoks kulit

Antioksidan yang terkandung di dalam cokelat dapat memberikan nutrisi pada kulit sekaligus membersihkannya secara mendalam. Mencampurkannya dengan kopi, juga bisa menjadikan cokelat sebagai eksfoliator. Scrub cokelat ini dapat mengangkat sel kulit mati sehingga wajah bersih maksimal.

Itulah beberapa manfaat yang dimiliki cokelat bagi kesehatan kulit kita, gimana ? banyak sekali kan manfaat cokelat untuk kesehatan dan kecantikan kulit kita, apa anda ingin memcoba untuk melakukan perawatan kulit wajah anda dengan cokelat ?

Kegunaan Dan Jenis - Jenis Coklat

Kegunaan Dan Jenis – Jenis Coklat

Chocolateblog.net – Berikut ini kita akan membahas apa saja kegunaan yang bisa kita dapatkan ketika kita mengkonsumsi cokelat dan juga kita akan membahas jenis jenis cokelat tersebut dimana setiap cokelat memiliki manfaat yang berbeda, cara pembuatan yang berbeda, dan lain sebagainya. Berikut beberapa kegunaan dan jenis jenis cokelat yang akan kita bahas,

1. Compound Chocolate.

Compound Chocolate komposisinya hampir sama dengan couverture chocolate tetapi cocoa butter yang ada digantikan oleh lemak nabati lainnya yang murah seperti minyak kelapa atau soya. Cocoa butter juga sebenernya termasuk lemak nabati tetapi kenapa disebut butter mungkin karena memiliki sama warna kuning dan harganya mahal seperti butter.

Secara rasa compound chocolate cenderung semi-sweet atau sweet karena banyak pemahaman kalo cokelat pahit itu bukanlah cokelat, namun secara penanganan lebih mudah. Compound chocolate lebih banyak digunakan untuk cokelat dekorasi dan terkadang juga untuk buat ganache, praline dan lain-lain. Karena pertimbangan harga yang jauh lebih murah dari couverture.

Ada 3 jenis compound chocolate yaitu :

Dark chocolate compound.
Yaitu cokelat batangan yang berwarna pekat, rasa cokelatnya lebih terasa dan tidak mengandung susu. Cokelat jenis ini baik digunakan untuk kue, cake, dan aneka makanan ringan lainnya.

Milk chocolate compound.
Yaitu cokelat batangan yang berwarna cokelat yang merupakan campuran gula, kakao, cokelat cair, susu, dan vanila.

White chocolate compound.
Yaitu cokelat batangan yang berwarna putih, mengandung cokelat batangan yang berwarna putih, mengandung cokelat dan caco butter.

2. Milk Chocolate

Milk Chocolate adalah coklat yang terbuat dari pasta coklat yang di tambahkan dengan lemak coklat, susu, gula dan vanila. Milk chocolate merupakan jenis coklat yang biasa di konsumsi langsung dan milk chocolate tidak cocok di gunakan untuk membuat kue, karena kandungan coklat yang relatif sedikit, chocolate ini mudah hangus bila di lelehkan.

Baca Juga : Jenis Cokelat yang Wajib Anda Ketahui

3. Couverture Chocolate.

Jenis couverture adalah cokelat terbaik, cokelat ini sangat murni dengan persentase lemak kakao yang tinggi mulai 32-39% sehingga menghasilkan flavor yang sangat baik dan lebih mengkilap. Biasanya digunakan untuk pembuatan produk cokelat buatan tangan. Dalam penggunaannya cokelat couverture harus dilelehkan dengan cara ditim terlebih dahulu agar tampilannya tidak kusam. Umumnya cokelat jenis ini dibuat dua rasa yaitu bittersweet dan milk chocolate. Rasanya cenderung pahit serta harganya lebih mahal. Secara garis besar kandungan di dalam cokelat couverture adalah cocoa mass dan cocoa butter dan gula (untuk tipe dark chocolate, sedangkan untuk milk dan white biasa menggunakan padatan susu didalamnya menggantikan cocoa powder) untuk pahit dan manisnya tergantung dari keseimbangan antar jumlah real chocolatenya dengan gula. Selain rasanya enak, baik untuk kesehatan tetapi punya kelemahan secara penyimpanan dan penanganan (khususnya buat praline dan agak sensitif terhadap panas). Cokelat couverture selain membutuhkan peralatan khusus, proses pengolahannya juga lebih sulit. pengolahan coklat ini adalah dengan cara di “temper” atau dilelehkan.

4. Dark Chocolate

Dark chocolate memiliki kandungan kakao tinggi dan terdiri dari empat jenis: manis, semi-manis, pahit, dan tanpa pemanis. Dark chocolate manis menggunakan 35 – 45% biji kakao dan memiliki campuran susu. Dark chocolate manis ini biasa digunakan untuk membuat brownies. Dark chocolate semi-manis sering digunakan untuk kue, cookies, juga brownies. Memiliki rasa manis yang sedang dan berisi 40 – 62% kakao. Dark chocolate pahit mengandung 60 – 85% kakao, tergantung pada merek. Cokelat ini umumnya memiliki campuran susu yang sangat sedikit. Dark chocolate pahit ini sering digunakan untuk kue yang dipanggang. Dark chocolate tanpa pemanis. Cokelat jenis ini berisi hampir 100% kakao dna tidka ada campuran susu sama sekali. Hanya cocok untuk baking atau kue-kue, dan kurang enak jika langsung dimakan langsung.

5. Cokelat bubuk

Cokelat bubuk adalah cokelat yang mempunyai aroma yang kuat, tidak tengik, tidak bulukan, dan tidak berjamur. Ada beberapa jenis coklat bubuk yaitu coklat bubuk yang berwarna pekat dan beraroma pahit yang sangat berguna karena mempunyait sifat mengeringkan adonan kue. Jenis lainnya yaitu coklat bubuk yang mempunyai kepekatan sedang, atau coklat bubuk yang sedang yang mudah ditemukan di swalayan atau pasar. Coklat bubuk atau cocoa powder terbuat dari bungkil/ampas biji coklat yang telah dipisahkan lemak coklatnya. Bungkil ini dikeringkan dan digiling halus sehingga terbentuk tepung coklat.

Proses pembuatan coklat bubuk ada 2 cara:

1. Melalui proses natural.

Cocoa natural sedikit asam. Kebanyakan coklat bubuk yang dijual dipasaran adalah jenis cocoa natural. Coklat bubuk natural dibuat dari bubur coklat atau balok coklat pahit, dengan menghilangkan sebagian besar lemaknya hingga tinggal 18-23%. Coklat jenis ini berbentuk tepung, mengandung sedikit lemak, dan rasanya pahit. Banyak sekali yang menggunakan coklat bubuk jenis ini sebagai bahan campuran untuk membuat kue.

2. Melalui proses dutch.

Cocoa dutch digunakan sebagai bahan untuk membuat coklat panas karena aromanya lebih lembut.

Cokelat peningkat mood

Cokelat Sebagai Peningkat Kebahagiaan

Chocolateblog.net – Tidak disadari, telah menjadi kebiasaan beberapa dari kita mengonsumsi cokelat untuk mengurangi stress, hadiah untuk orang spesial, atau mempererat hubungan persahabatan. Sebagian wanita setelah mengonsumsi cokelat merasakan peningkatan suasana hati (mood) dan aktivitas.

Usai makan cokelat, aktivitas bekerja dan belajar menjadi lebih berstamina dan menyenangkan. Seakan-akan cokelat jadi ‘alat perang’ untuk melawan mood negatif seperti bosan, lelah, cemas, sedih, dan gugup.

Mengapa Cokelat dapat Meningkatkan Mood Kita?

Beragam jenis cokelat seperti bittersweet chocolate, dark chocolate, white chocolate, dan milk chocolate mengandung theobramine dan phenylethylamine. Theobramine dan phenylethylamine mempunyai peran yang penting dalam mengatur perasaan senang pada seseorang. Perasaan senang ditimbulkan karena serotonin yang meningkat dalam otak kita yang biasanya disebut sebagai hormon kebahagiaan.

Hormon kebahagiaan juga dipengaruhi oleh dopamin, oksitosin, dan endorfin. Proses bahagia atau sedihnya perasaan kita akan diatur oleh hormon-hormon tersebut. Saat mengonsumsi cokelat, hormon kebahagiaan akan dipicu oleh cokelat untuk dilepaskan dalam tubuh kita.

Endorfin memiliki fungsi menjadikan kita nyaman dan menghilangkan stres. Perasaan menyenangkan dihasilkan oleh hormon dopamin sebagai respons atas mengonsumsi cokelat. Oksitosin berfungsi untuk membangkitkan kepercayaan dan membangun hubungan yang sehat.

Baca Juga : Cokelat Sebagai Obat Pereda Batuk

Cokelat sebagai Pembangkit Semangat

Sebagian jenis cokelat (dark chocolate dan milk chocolate) mengandung kafein sedangkan untuk white chocolate tidak mengandung kafein sama sekali. Kafein di dalam cokelat berfungsi menambah rasa semangat, meningkatkan kemampuan untuk bekerja, dan konsentrasi tetap terjaga.

Kafein mempunyai peran yang sama seperti theobramine yang dapat meningkatkan suasana hati. Perbedaannya adalah, theobramine tidak sampai menghasilkan peningkatan kewaspadaan agar diri kita tetap terjaga.

Mengurangi Stres

Jika kita stres, maka bagian tubuh yang merespons rasa stres tersebut yaitu kortisol. Kortisol disebut juga hormon stres. Kadar kortisol meningkat saat kita mengalami stres dan tekanan yang tidak mampu dihadapi.

Apabila kita merasa tidak kuat untuk menghadapi stres atau merasa sedih, maka kortisol akan lebih lama bersarang pada tubuh. Akibatnya, kadar endorfin sebagai hormon kebahagiaan akan menurun karena terkalahkan oleh meningkatnya hormon kortisol.

Hal ini dapat berbahaya bagi tubuh jika kita tidak dapat mengontrol kadar hormon kortisol dengan baik. Cokelat merupakan salah satu makanan yang dapat mengurangi tingkat kadar hormon kortisol. Selain dapat meningkatkan suasana hati, cokelat juga dapat mengurangi stres.

Meningkatkan Gairah Seksual

Cokelat dapat membangkitkan perasaan euforia. Beberapa orang berkata bahwa dengan mengonsumsi cokelat dapat meningkatkan libido, atau gairah seksual. Sebagian wanita yang mengonsumsi cokelat setiap hari memiliki keinginan seksual lebih tinggi daripada wanita yang tidak mengonsumsinya.

Cokelat dapat menjadi salah satu pendorong meningkatnya gairah seksual karena terdapat asam amino di dalamnya. Asam amino berfungsi untuk meningkatkan aliran darah ke organ seksual

Jangan Makan Cokelat Sebelum Tidur

Cokelat memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita terutama dalam mengatur mood bahagia. Namun, alangkah baiknya jika tidak mengonsumsi cokelat sebelum tidur.

Seseorang mengonsumsi cokelat sebelum atau mendekati waktu tidur cenderung mengalami insomnia. Seseorang yang mengalami insomnia akibat mengonsumi cokelat karena sensitif terhadap kafein yang terkandung dalam cokelat.

The National Sleep Foundation, sebuah media yang mengedukasi untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup, menyarankan agar menghindari cokelat sebelum tidur. Terdapat alternatif lain jika ingin mengonsumsi cokelat sebelum tidur yaitu dengan mengonsumsi white chocolate yang memiliki kadar kafein 0 persen.

Cokelat pereda Batuk

Cokelat Sebagai Obat Pereda Batuk

Chocolateblog.netCokelat rupanya bisa menjadi obat mujarab redakan batuk. Temuan menarik ini disampaikan ahli batuk dan obat pernapasan terkemuka dunia, Alyn Morice.

“Saya tahu, itu mungkin terdengar aneh. Tetapi sebagai seorang dokter menghabiskan waktu bertahun-tahun meneliti mekanisme batuk, saya dapat meyakinkan Anda, bukti cokelat redakan batuk itu ada,” ujar Morice, dikutip dari Mail Online, Senin, 14 Januari 2019.

Morice dan tim baru saja menganalisis penelitian dunia dari obat batuk bebas yang pernah dilakukan di Eropa. Dari obat batuk tersebut ada obat baru yang mengandung kakao (cokelat).

Hasil temuan pasien yang minum obat batuk terbuat dari cokelat redakan gejala batuk dalam dua hari. ROCOCO adalah penelitian yang dirancang untuk uji coba terkontrol secara acak, yang melibatkan 163 pasien.

Studi yang dilakukan Morice bukanlah studi pertama yang menunjukkan cokelat dapat meredakan batuk. Sebelumnya, para peneliti di Imperial College di London menemukan theobromine, senyawa dalam kakao lebih ampuh menekan keinginan untuk batuk, seperti :

– Kurangi frekuensi batuk

Obat percobaan yang terbuat dari kakao, yang dilisensikan dengan nama merek Unicough terbukti mengurangi frekuensi batuk dan gangguan tidur dalam waktu dua hari. Pasien yang meminumnya berhasil berhenti pengobatan karena batuk sudah sembuh.

Para peneliti ROCOCO percaya, manfaat cokelat yang redakan batuk terutama karena sifat kakao yang mematikan. Cokelat lebih lengket daripada obat batuk sirup biasa.

Hal itu membentuk lapisan yang melindungi ujung saraf di tenggorokan yang memicu keinginan untuk batuk. Efek mematikan ini juga terbukti pada madu dan lemon, tapi lebih mujarab dengan cokelat.

“Saya yakin, karena cokelat punya aktivitas farmakologis, semacam efek penghambatan pada ujung saraf tenggorokan,” Morice menambahkan.

Baca Juga : Mengenal Kepribadian Melalui Cokelat

– Bukan minum cokelat panas

Yang perlu diketahui, minum cokelat panas tidak akan efektif redakan batuk. Cokelat berbentuk minuman tidak akan bersentuhan lama dengan tenggorokan. Kondisi itu juga cukup lama membentuk lapisan pelindung tenggorokan untuk menekan keinginan batuk.

“Perlahan-lahan makan sepotong cokelat dapat memberikan sedikit kelegaan. Itu berkat kinerja senyawa cokelat yang ampuh,” lanjut Morice.

Keefektifan cokelat redakan batuk juga senyawa lain, seperti kandungan diphenhydramine, levomenthol, dan ammonium chloride yang menenangkan tenggorokan. Senyawa itu bersentuhan dengan ujung saraf tenggorokan selama mungkin.

Makan 2 Cokelat Mampu Kurangi Stroke

Makan 2 Cokelat Mampu Kurangi Stroke

chocolateblog.net – Makan 2 Cokelat Mampu Kurangi Stroke, Cokelat menjadi makanan favorit semua kalangan. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa, seluruh golongan usia tampaknya menyukai camilan yang dianggap mampu memberikan efek bahagia ini.

Terdapat dua varian cokelat yang biasa kita jumpai, yaitu dark chocolate dan milk chocolate. Dark chocolate sendiri sudah diketahui sejak lama memiliki khasiat kesehatan bagi tubuh. Tapi tak hanya dark chocolate, sebuah studi baru-baru ini menunjukkan jika milk chocolate atau cokelat yang memiliki kandungan susu lebih banyak juga mempunyai khasiat yang sama.

Milk chocolate mengandung nutrisi yang dapat menurunkan kemungkinan masalah jantung. Kakao yang terkandung dalam cokelat terdiri dari flavonoid yang memiliki antioksidan dan dapat menekan oksidasi kepadatan lipoprotein yang rendah yang bisa menjadi penyebab penyakit jantung dan stroke.

Baca juga : Cara Makan Cokelat yang Sehat Tidak Kegemukan

Banyak penelitian yang sudah dilakukan mengenai hubungan cokelat dan penyakit kardiovaskular, yakni sebuah penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Hasil penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi dua batang cokelat per harinya dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Sebuah penelitian dilakukan di University of Aberdeen, Skotlandia yang menguji sekitar 21 ribu orang berusia 12 tahun ke atas. Mereka diminta untuk mengonsumsi cokelat setiap harinya.

Hasilnya, mereka yang mengonsumsi cokelat 100 gr per harinya terbukti Link Slot OSG777 memiliki risiko terkena penyakit jantung 25 persen lebih rendah dan penyakit stroke sebesar 23 persen lebih rendang dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi cokelat per hari.

Profesor Phyo Myint, perwakilan dari University of Aberdeen mengatakan jika tak hanya senyawa flavonoid yang berperan terhadap menurunkan risiko stroke dan jantung pada sebuah cokelat, namun juga didukung dengan senyawa lain.

“Ini mungkin menunjukkan bahwa tidak hanya flavonoid saja yang beperan, tapi juga senyawa lain yang mungkin terkait dengan zat penyusun susu, seperti kalsium dan asam lemak,” ungkap profesor Myint seperti dikutip dari Telegraph.

Pakar kesehatan juga mengatakan bahwa studi tersebut harus menambahkan bukti yang lebih banyak untuk menunjukkan jika cokelat memang bermanfaat bagi kesehatan.

Dr Tim Chico, pakar kesehatan di University of Sheffield menuturkan jika cokelat tetap tak boleh dikonsumsi terlalu banyak karena bisa menyebabkan obesitas.

“Harus diingat juga bahwa cokelat berpotensi meningkatkan berat badan, di mana hal ini sangat berdampak buruk bagi kesehatan kardiovaskular,” ungkap Dr Tim.

“Seseorang yang memiliki berat badan normal dan sering mengonsumsi cokelat tidak ditemukan adanya risiko penyakit jantung. Justru itu memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh,” lanjutnya.

Meskipun sudah melalui proses penelitian, banyak profesor lain yang menilai jika penelitian ini harus ditinjau lebih jauh lagi. Salah satunya ada profesor Aedin Cassidy, seorang profesor ahli gizi di University of East Anglia (UEA) yang mengungkapkan jika masih banyak hal yang harus diteliti mengenai hubungan cokelat dan jantung.

“Kami butuh penelitian lebih lanjut untuk lebih memahami pentingnya cokelat bagi kesehatan jantung,” ungkapnya.

Dr Shamim Quadir, seorang peneliti dari Stroke Association menambahkan konsumsi cokelat ini tetap harus diimbangi dengan konsumsi makanan sehat lainnya dan olahraga yang teratur.

“Kita bisa menurunkan risiko penyakit stroke dengan berolahraga secara teratur, konsumsi makanan yang bergizi dan rutin mengecek gula darah,” ucap Dr Shamim.

Dosis Konsumsi Coklat untuk Sehatkan Jantung

Dosis Konsumsi Coklat untuk Sehatkan Jantung

chocolateblog.net – Dosis Konsumsi Coklat untuk Sehatkan Jantung, Para wanita berusia paruh baya yang mengonsumsi dark chocolate sekali atau dua kali sepekan dapat mengurangi risiko gagal jantung, demikian ungkap sebuah studi. Namun mereka yang menyantap coklat setiap hari tak mendapat manfaat yang sama.

Studi tersebut dilakukan di Boston dan telah diterbitkan di jurnal American Heart Association. Dalam studi, peneliti mengkaji dengan seksama 32 ribu responden wanita Swedia yang berusia antara 48 dan 83 tahun selama sembilan tahun. Rupanya, pakar diet menyatakan mengonsumsi coklat terlalu sering malah berefek merusak dan tidak sehat bagi tubuh.

Baca juga : 10 Cokelat Asli Indonesia Berkualitas Import

Studi juga mencatat bahwa satu atau dua sajian cokelat, sekitar 19 hingga 30 gram, per pekan dapat mengurangi risiko gagal jantung hingga 30 persen. Angka itu turun menjadi 26 persen ketika seseorang hanya memakan coklat satu hingga tiga kali setiap bulanbya.

Namun, mereka yang menyantap coklat setiap hari malah tak terlihat mengalami penurunan risiko gangguan jantung sama sekali. Peneliti menyimpulkan efek melindungi coklat akan berkurang bila menyantap kurang dari atau lebih dari ukuran optimal, yakni satu atau dua kali sajian dalam sepekan.

Flavanoids

Mengapa terlalu banyak coklat justru berbahaya? Pasalnya coklat mengandung kadar gula dan lemak tinggi yang dapat memicu kenaikan bobot seseorang, demikian menurut para periset. Namun, menurut studi sebelumnya, coklat juga mengandung konsentrasi senyawa flavonoid dalam kadar tinggi yang dapat mengurangi tekanan darah dan melindungi dari serangan jantung,

Para periset mengatakan ini adalah kali pertama efek jangka panjang terhadap gagal jantung terungkap dalam studi. “Anda tidak dapat mengabaikan bahwa coklat ialah makanan berkalori tinggi dan kebiasaan mengonsumsi dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko penambahan berat badan,” ujar pemimpin studi sekaligus direktur Unit Riset Epidemiologi Kardiovaskular di Boston, Murray Mittleman.

Namun jika anda ingin mengemil manis, coklat gelap mungkin adalah pilihan baik, selama dikonsumsi secara moderat,” ujarnya.

Perbedaan kualitas coklat juga berpengaruh dalam hasil studi, demikian menurut periset. Dalam kalimat lain, semakin tinggi kadar coklat maka ia memiliki manfaat lebih besar.

Meski coklat yang dikonsumsi wanita Swedia dalam studi adalah coklat susu, namun ia mengandung konsentrasi coklat solid tinggi–sekitar 30 persen. Kadar itu setara dengan coklat gelap menurut standar Inggris.

Coklat gelap mengandung hingga 75 persen kakao. Sedangkan coklat susu biasa bisa jadi hanya memiliki 25 persen kakao atau bahkan kurang.

Pakar diet senior di Yayasan Jantung Inggris, Victoria Taylor, mengatakan studi menunjukkan pentingnya penemuan terhadap keseimbangan asupan yang tepat dalam diet.

Sebelum anda menyobek sebungkus coklat, ingatlah, meski ada kandungan antioksidan tinggi dalam coklat yang mungkin baik bagi jantung anda, unsur tersebut juga dapat ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Kabar baiknya, mereka tidak mengandung lemak jenuh dan kalori tinggi seperti dalam coklat,” ujarnya.

Mitos Kegunaan Cokelat

Mitos Kegunaan Cokelat

chocolateblog.net – Mitos Kegunaan Cokelat, Cokelat sering sekali digunakan sebagai hadiah untuk pasangan atau orang yang kita kasihi sebagai hadiah untuk mengungkapkan perhatian dan kasih. Selain rasanya yang enak dan beraneka ragam.

Ternyata cokelat memiliki beragam mitos. Meskipun belum terbukti, tapi cokelat sedari lama sudah dipercayai memiliki kegunaan, di balik ketenaran cokelat batangan, banyak mitos yang beredar yang tidak terbukti kebenarannya.

1. Mengandung Kolesterol Jahat

Lemak pada kakao berasal dari cocoa butter, yang terdiri dari tiga jenis. Salah satunya adalah asam oleat yang baik bagi jantung. Meskipun mengandung asam palmitat yang dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL), asam lemak utama pada cokelat adalah asam stearat yang memiliki efek netral pada kolesterol, LDL, atau HDL. Cokelat juga mengandung flavonoid yang menghasilkan kolesterol baik lebih banyak daripada kolesterol jahat.

Baca juga : Asal Usul Cokelat

2. Penderita Diabetes Dilarang Makan Cokelat

Kesalahan mitos ini adalah, bukan cokelatnya yang berbahaya bagi para penderita diabetes, melainkan kandungan gulanya. Cokelat justru mengandung flavanoid yang baik bagi penderita diabetes tipe 2. Semakin rendah kadar campuran gula dari cokelat, semakin aman dia dikonsumsi penderita diabetes.

3. Mengandung Kafein Tinggi

Cokelat dengan warna lebih gelap memang mengandung kafein, tetapi tidak tinggi. Dalam setiap ons cokelat hitam terdapat 22,4 mg kafein. Bandingkan dengan secangkir kopi yang mengandung kafein sebanyak 142,5 mg. Jauh lebih rendah bukan?

4. Menyebabkan Stress

Mitos ini juga tidak terbukti kebenarannya, bahkan fakta membuktikan sebaliknya. Mengonsumsi cokelat justru terbukti bisa menekan hormon stres dalam tubuh, karena cokelat mengandung polifenol dan triptofan yang dapat meningkatkan suasana hati.

5. Tidak Bergizi

Tidak benar kalau dikatakan cokelat tidak bergizi sama sekali. Cokelat hitam mengandung antioksidan hitam yang setara dengan 2¾ cangkir teh hijau, 1 gelas anggur merah, atau ¾ cangkir blueberry. Cokelat juga kaya akan serat dan mineral penting, seperti zat besi yang mampu memenuhi 19% dari kebutuhan harian, protein, magnesium, fosfor, tembaga, mangan.

6. Membuat Gigi Rusak

Sebetulnya, bukan cokelat yang bisa merusak gigi, tapi (lagi-lagi) kandungan gulanya. Penelitian di Universitas Osaka, Jepang, justru membuktikan, biji kakao malah bisa membasmi bakteri di mulut dan mencegah kerusakan gigi. Cokelat juga mengandung cocoa butter dan fluoride yang mampu melindungi gigi.

7. Menyebabkan Hiperaktif

Penelitian menunjukkan, tidak ada hubungan antara memakan cokelat dengan sifat hiperaktif pada anak, karena hiperaktif lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan.

8. Menyebabkan Jerawat

Dari 21 penelitian tentang jerawat, tidak ada satu pun yang membuktikan bahwa cokelat menyebabkan munculnya jerawat. Journal of American Medical Association juga menyimpulkan, makan cokelat dalam jumlah banyak belum terbukti secara klinis memperparah timbulnya jerawat.

9. Membuat Gemuk

Meski cokelat memang mengandung lemak, tidak semuanya berkadar tinggi. Pilihlah cokelat hitam karena lebih sehat dan kandungan lemaknya lebih sedikit. Cokelat juga mengandung beberapa lemak sehat dalam mentega kakao atau cocoa butter, juga epicatechin yang bisa meningkatkan metabolisme pembakaran kalori.

10. Cokelat yang Baik Mengandung 70% Kakao

Semakin gelap warna cokelat berarti semakin banyak kandungan kakaonya dan semakin tinggi pula kandungan antioksidannya. Namun penelitian menunjukkan, 60% kandungan kakao di dalam cokelat sudah cukup untuk menstabilkan tekanan darah dalam jangka pendek. Jadi tidak perlu sampai 70%.

1 2 3 4