Fakta Menarik di Balik Coklat yang Manis

Fakta Menarik di Balik Coklat yang Manis – Coklat merupakan salah satu makanan yang sangat di incar oleh anak-anak. Coklat memiliki rasa khas yang manis yang dapat membuat banayk anak kecil merasa sangat senang saat memakannya. Karena rasanya yang manis dan dapat mengembalikan moodmu yang sedang buruk. Bahkan, cokelat saat ini sudah banyak digunakan sebagai bahan tambahan makanan.

Tapi siapa sangka, bahwa ada banyak fakta menarik tentang sejarah cokelat hingga sisi gelap cokelat yang mengerikan. Penasaran apa saja yang ada di balik cokelat? Yuk kita simak!

Fakta Menarik di Balik Coklat yang Manis

1. Sebelum abad ke-16, ternyata cokelat hanya ada di Mesoamerika lho!

Orang – orang sana memproduksi cokelat dengan cara menggiling biji lalu dicampur dengan tepung jagung dan cabai untuk membuat minuman panas berbuih yang menyegarkan. Hmm bisa dibayangkan bukan bagaimana rasanya?

2. Cokelat berasal dari dewa berbentuk ular berambut, atau dikenal suku maya dengan sebutan Kukulkan

Dulu, orang-orang Mesoamerika sangat mengagung – agungkan cokelat lho. Mereka sampai menanggap bahwa cokelat adalah makanan surgawi.

3. Cokelat sebagai obat

Oleh orang amerika cokelat dikenal sebagai zat perangsang. Awalnya, rasanya pahit dan cocok untuk dijadikan obat untuk berbagai penyakit. Tapi memaniskannya dengan madu, gula, atau vanili membuat rasa cokelat menjadi semakin nikmat dan terkenal.

4. Cokelat menjadi minuman khas bangsawan

Lalu cokelat menjadi minuman termasyur di Spanyol. Seketika, tiap rumah bangsawan tak lengkap tanpa alat memproses cokelat di rumah.

Baca Juga : Jenis-Jenis Coklat Legendaris

5. Penemuan alat cetak cokelat

Dunia percokelatan berubah drastis di tahun 1828 berkat penemuan mesin cetak cokelat oleh Coenraad van Houten dari Amsterdam. Mesin itu dapat memisahkan minyak alami cokelat, atau lemak cokelat.

Pemisahan ini menyisakan bubuk cokelat yang dapat dicampur ke minuman lain atau dicampur Kembali dengan lemak cokelat untuk membuat cokelat batang yang kita kenal sekarang ini. Tak lama setelah itu, Daniel Peter, seorang pembuat permen cokelat dari swiss  menambahkan susu bubuk dalam adonan ke cokelat dan menciptakan cokelat susu.

6. Perdagangan anak-anak pada industri cokelat

Seiring waktu, cokelat semakin terkenal dan semakin tinggi permintaan akan kebutuhan cokelat. Oleh karena itu dibutuhkan banyak kebun cokelat. Tetapi kebun cokelat hanya dapat tumbuh di daerah khatulistiwa. Produksi cokelat dipindahkan ke Afrika Barat, dan Cote d’lvoire memproduksi 2/5 cokelat dari seluruh dunia. Oleh karena itu membutuhkan banyak pekerja.

Banyak sekali perdagangan anak di Afrika pada saat itu untuk dipekerjakan di kebun cokelat. Bahkan sampai terjadi penculikan anak – anak oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk dijual pada industri kemudian dipekerjakan di kebun cokelat.